oleh

Kristina Parinsi Menguat Menjadi Balon Wabup Morowali Utara

-News, Politik-628 views
Kristina Parinsi, SE, M.Pd. ist
Kristina Parinsi, SE, M.Pd. ist

MAKASSAR, berita-sulsel.com – Nama dosen STKIP Pembangunan Indonesia Makassar, Kristina Parinsi, SE, M.Pd mencuat di tengah masyarakat Kabuaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, selaku calon kuat wakil bupati. Kabupaten pemekaran dari Morowali ini akan menggelar pilkada serentak 9 Desember 2015.

Popularitasnya cukup tinggi, sehingga banyak bakal calon bupati mengincarnya untuk jadi paket wakilnya. Di antara sekian banyak calon bupati yang datang melamar menjadikannya pasangan mantan birokrat karier dan senior di Pemprov Sulawesi Tengah, Sutrisno Sembiring.

Paket calon bupati dan wakilnya, Sutrisno Sembiring dan Kristina Parinsi menempuh jalur independen. Keduanya telah bekerja keras mengumpulkan dukungan 10 persen dari jumlah penduduk, sekitar 10.581 foto copy KTP yang segera disetor ke KPU pertengahan Juni mendatang.

Ketika di temui, Senin 8 Juni 2015, di kampus Program Pascasarjana Universitas Negeri Makasar, Ely panggilan akrab Kristina mengatakan, maju selaku calon wakil bupati guna memenuhi panggilan tanah leluhur selaku wilayah tanah tumpah darahnya.

Ely lahir di Kolonedali Petasia Morowali 18 Desember 1964 dari ayahnya seorang birokrat karier dan senior bernama B. Parinsi. Beliau pernah keliling menjabat camat di Morowali, Lembo, Petasia, Tomoto dan Poso. Pada akhir kariernya pernah menjabat Sekda Poso tahun 1980-an.

Selaku putri daerah asli, Ely termasuk sosok yang dikenal dan mengenal secara baik wilayah Morowali Utara. Malah pengaruh rumpun keluarga masih sangat kuat di wilayah yan baru di mekarkan itu.

“Para keluarga, relasi dan kenalan menyebar dari seluruh pelosok Morowali Utara mendorong dan mendukung untuk maju dalam pertarungan politik di daerah yang menjadi tanah leluhur,” jelas kandidati doktor pendidikan ekonomi PPs-UNM ini.

Setiap saat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat Morowali Utara berdatangan dan meminta untuk ikut perebutan kekuasaan menjadi wakil bupati. Semua dukungan itu tegas magister pendidikan ekonomi PPs-UNM direspon dengan sepenuh hati, tegasnya.

Isteri dari Guru Besar Ilmu Ekonomi UNM, Prof.Dr.Chalid Imran Musa, M.Si, sejak aspirasi jadi bakal calon bupati mulai berdatangan telah mempersiapkan diri, termasuk rencana visi dan misi akan diterapkan. “Jika diberi amanah oleh masyarakat Morowali utara menjadi wakil bupati periode lima tahun ke depan, dirinya akan selalu siap,” ungkap sarjana ekonomi UNHAS ini. (ft)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed