oleh

Yusuf Sommeng Optimis Kendarai Golkar

-News-770 views
Yusuf Sommeng Daftar di Golkar
Yusuf Sommeng Daftar di Golkar

MAKASSAR, berita-sulsel.com – Bakal calon Bupati Gowa, Yusuf Sommeng, optimis dapat mengendarai Partai Golongan Karya (Golkar) di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Desember tahun ini.

Hal ini disampaikan Yusuf Sommeng saat dihubungi, usai mengembalikan berkas pendaftaran, di sekertariat DPD II Golkar Gowa, Jumat (12/06/2015). “Kalau ditanya apakah optimis, pasti saya katakan optimis untuk mengendarai Partai Golkar. Tentunya, saya siap untuk mengikuti mekanisme yang ada,” jelas Yusuf Sommeng.

Saat ditanya terkait, banyaknya kalangan yang lebih menjagokan Tenri Olle Yasin Limpo mengendarai Golkar, Yusuf Sommeng menyatakan siap menerima keputusan nantinya. “Politik itu dinamis, jadi apapun bisa berubah dan tidak bisa ditebak. Yang jelas pasti kami siap menerima keputusan nantinya,” jelasnya.

Terkait, teka-teki Parpol yang akan menjadi kendaraan Yusuf Sommeng di Pilkada Gowa, mantan Sekda Bumi Bersejarah berjanji dua pekan depan nanti dia akan umumkan. “Komunikasi politik saya terus jalan, sebagai calon tentunya berkomunikasi dan melakukan pendekatan dengan semua partai. Tetapi secara detail, belum bisa saya sampaikan. Insya Allah, dua minggu kedepan saya akan sampaikan,” ujarnya.

Yusuf Sommeng menyampaikan sudah membangun komunikasi politik dengan beberapa partai yang diincarnya sebagai pengusung. Beberapa diantaranya PDIP, PAN, PKS, dan Golkar. “Komunikasi tetap jalan, dan kami siap untuk mengikuti mekanisme masing-masing partai,” jelasnya.

Disamping itu, Yusuf Sommeng yang juga Kepala Inspektorat Sulsel, mengaku intens berkomunikasi dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo. Kata dia, restu sang Komandan sangat diharapkannya untuk memuluskan langkah maju di Pilkada Gowa.

Yusuf Sommeng berjanji siap membesarkan partai pengusung nya di Pilkada bila terpilih sebagai bupati. Pamong senior ini mengatakan semua partai yang mengusungnya akan dia besarkan. “Kita harus balas jasa, masa partai yang antar jadi bupati baru tidak dibesarkan. Bupati kan butuh dukungan kuat di DPRD, jadi wajib parpol pengusung dibesarkan,” ujarnya. (fit)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed