Pemda Luwu Timur Segera Tarik Retribusi Pelabuhan

[caption id="attachment_1487" align="alignleft" width="397"]Sosialisasi terkait rencana Pemda Luwu Timur  tarik retribusi pelabuhan. ist Sosialisasi terkait rencana Pemda Luwu Timur tarik retribusi pelabuhan. ist[/caption]LUWU TIMUR, berita-sulsel.com -Untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam waktu dekat akan segera menarik retisbusi pelayanan Kepelabuhan.Penarikan retisbusi tersebut dilakukan pasca ditetapkannya peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang retribusi pelayanan kepelabuhan.Agar tidak terjadi salah penafsiran nantinya, Dinas Pehubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menggelar sosialisasi yang diikuti seluruh pengusahan kapal penyebrangan di Aula Kantor Camat Nuha, Senin (15/06/2015).Selain di Kecamatan Nuha, sosialisasi serupa juga akan dilakukan di Kecamatan Towuti 16 Juni mendatang. Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Safei Basir mengatakan pelaksanaan fungsi pelabuhan ditujukan untuk menunjang kelancaran, keamanan dan ketertiban arus lalu lintas kapal, penumpang atau barang termasuk keselamatan dan keamanan berlayar.Lanjutnya, sasaran yang ingin dicapai dari retibusi pelayanan kepelabuhan disamping untuk memperbaiki dan meningkatkan pemasukan PAD dari sektor pelayanan kepelabuhan. "Ini ditujukan untuk memperbaiki fasilitas pelayanan kepelabuhan agar menjadi lebih baik," tegasnya.Kepala Bidang Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Dishubkominfo , Faharuddin mengatakan pelabuhan yang terkena retribusi pelayanan antara lain pelabuhan Sorowako dan Nuha, di Kecamatan Nuha selanjutnya pelabuhan Timampu, Tokalimbo, Lambatu dan Lengkobale di Kecamatan Towuti. (ris)

Sosialisasi terkait rencana Pemda Luwu Timur  tarik retribusi pelabuhan. ist
Sosialisasi terkait rencana Pemda Luwu Timur tarik retribusi pelabuhan. ist

LUWU TIMUR, berita-sulsel.com -Untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam waktu dekat akan segera menarik retisbusi pelayanan Kepelabuhan.

Penarikan retisbusi tersebut dilakukan pasca ditetapkannya peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2015 tentang retribusi pelayanan kepelabuhan.


Agar tidak terjadi salah penafsiran nantinya, Dinas Pehubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) menggelar sosialisasi yang diikuti seluruh pengusahan kapal penyebrangan di Aula Kantor Camat Nuha, Senin (15/06/2015).

Selain di Kecamatan Nuha, sosialisasi serupa juga akan dilakukan di Kecamatan Towuti 16 Juni mendatang. Staf Ahli Hukum dan Pemerintahan, Safei Basir mengatakan pelaksanaan fungsi pelabuhan ditujukan untuk menunjang kelancaran, keamanan dan ketertiban arus lalu lintas kapal, penumpang atau barang termasuk keselamatan dan keamanan berlayar.

Lanjutnya, sasaran yang ingin dicapai dari retibusi pelayanan kepelabuhan disamping untuk memperbaiki dan meningkatkan pemasukan PAD dari sektor pelayanan kepelabuhan. “Ini ditujukan untuk memperbaiki fasilitas pelayanan kepelabuhan agar menjadi lebih baik,” tegasnya.

Kepala Bidang Angkutan Sungai, Danau, dan Penyebrangan (ASDP) Dishubkominfo , Faharuddin mengatakan pelabuhan yang terkena retribusi pelayanan antara lain pelabuhan Sorowako dan Nuha, di Kecamatan Nuha selanjutnya pelabuhan Timampu, Tokalimbo, Lambatu dan Lengkobale di Kecamatan Towuti. (ris)

Comment