Lakkang, Nuansa Desa di Tengah Kota Makassar

[caption id="attachment_1570" align="alignleft" width="754"]Lakkang, Nuansa Desa di Tengah Kota Makassar Lakkang, Nuansa Desa di Tengah Kota Makassar[/caption]MAKASSAR, berita-sulsel.com - Jika anda tinggal di kota Makassar dan memiliki kesibukan yang cukup padat, anda mungkin perlu mengunjungi beberapa tempat wisata yang bisa menyegarkan pikiran anda.Pulau Lakkang, Makassar, bisa jadi alternatif baru tujuan wisata anda. Pulau di tengah-tengah kota Makassar ini terletak di antara Sungai Tallo dan Sungai pampang. Pulau ini adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurun waktu tertentu.Memiliki luas daratan sekitar 195 ha, Pulau Lakkang dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan tambak dan tangkap. Ada juga yang bertani dan berladang.Secara administrasi, Lakkang masih masuk dalam wilayah Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tallo. Meski termasuk wilayah kota Makassar, namun kehidupan di pulau Lakkang lebih mirip kehidupan desa. Dengan polusi yang masih kurang, pepohonan rimbun, lahan kebun dan sawah, serta jalan-jalan setapak, menjadikan pengunjung pulau Lakkang serasa berada di desa.Sebelum menjadi Lakkang, dahulunya kampung tersebut bernama Bonto Mallangngere. “Artinya mendengar kabar dari semua penjuru. Lakkang sendiri artinya tidak terpisahkan,” ujar Ruslan salah satu tokoh pemuda masyarakat Lakkang.Untuk mengakses pulau ini, pengunjung harus menggunakan perahu yang menghubungkan Lakkang dengan kota Makassar. Ada tiga jalur akses untuk menuju kampung Lakkang, yaitu melalui dermaga Kerakera di Kecamatan Tamalanrea, dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami, dan dermaga yang dinamakan Tekkolo yang letaknya tidak jauh dari dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami. (*)

Lakkang, Nuansa Desa di Tengah Kota Makassar
Lakkang, Nuansa Desa di Tengah Kota Makassar

MAKASSAR, berita-sulsel.com Jika anda tinggal di kota Makassar dan memiliki kesibukan yang cukup padat, anda mungkin perlu mengunjungi beberapa tempat wisata yang bisa menyegarkan pikiran anda.

Pulau Lakkang, Makassar, bisa jadi alternatif baru tujuan wisata anda. Pulau di tengah-tengah kota Makassar ini terletak di antara Sungai Tallo dan Sungai pampang. Pulau ini adalah daratan yang kerap disebut delta, terbentuk karena berkumpulnya sedimentasi dalam kurun waktu tertentu.


Memiliki luas daratan sekitar 195 ha, Pulau Lakkang dihuni sekitar 300 kepala keluarga. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan tambak dan tangkap. Ada juga yang bertani dan berladang.

Secara administrasi, Lakkang masih masuk dalam wilayah Kota Makassar, tepatnya di Kecamatan Tallo. Meski termasuk wilayah kota Makassar, namun kehidupan di pulau Lakkang lebih mirip kehidupan desa. Dengan polusi yang masih kurang, pepohonan rimbun, lahan kebun dan sawah, serta jalan-jalan setapak, menjadikan pengunjung pulau Lakkang serasa berada di desa.

Sebelum menjadi Lakkang, dahulunya kampung tersebut bernama Bonto Mallangngere. “Artinya mendengar kabar dari semua penjuru. Lakkang sendiri artinya tidak terpisahkan,” ujar Ruslan salah satu tokoh pemuda masyarakat Lakkang.

Untuk mengakses pulau ini, pengunjung harus menggunakan perahu yang menghubungkan Lakkang dengan kota Makassar. Ada tiga jalur akses untuk menuju kampung Lakkang, yaitu melalui dermaga Kerakera di Kecamatan Tamalanrea, dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami, dan dermaga yang dinamakan Tekkolo yang letaknya tidak jauh dari dermaga di tepi Jl Tol Ir Sutami. (*)


Comment