oleh

Indeks Harga Saham Menguat

-Bisnis, News-226 views
Indeks Harga Saham Menguat
Indeks Harga Saham Menguat

berita-sulsel.com – Setelah berhari-hari tertekan, Indeks Harga Saham Gabungan akhirnya menguat pada pembukaan perdagangan Rabu (17/6). Pada pukul 13.52, indeks naik 1,52 persen atau 74 poin menjadi 4.947.

Pasar saham Asia bergerak mixed, sebagian naik sebagian turun. Kurs dollar AS mendatar saja, sementara para investor masih menahan diri sembari menantikan sinyal apa yang akan diberikan oleh bank sentral AS, Federal Reserve. Perkembangan yang belum berarti di Yunani seputar masalah utang juga membuat investor di Asia masih berhati-hati.

Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,4 persen, sementara indeks Nikkei turun 0,4 persen. Indeks Shanghai turun 0,8 persen. Di Wall Street, indeks Dow Jones naik 0,64 persen, sedangkan indeks S&P naik 0,57 persen dan Nasdaq naik 0,51 persen.

Menurut analis dari Investa Mandiri, Kiswoyo Adi, indeks saham berada dalam tren jangka panjang yang naik sejak Agustus 2013. “Tetapi, saat ini harga bergerak di bawah channel ini sejak 1 April dan mendekati tren turun. Dalam jangka pendek membentuk tren turun sejak 26 Mei 2015,” katanya.

Perkembangan Yunani

Di Athena, Perdana Menteri Yunani Alexis Tsipras menuduh para kreditor berupaya mempermalukan Yunani dengan pemangkasan lebih banyak lagi. Dia memperingatkan, Eropa harus bersiap jika negaranya meninggalkan zona euro. Para investor serta publik di Eropa berharap pertemuan menteri keuangan, Kamis (18/6) ini, akan membuat kemajuan soal kredit tersebut.

Kurs mata uang tunggal euro sedikit menguat menjadi 1,1252 per dollar AS. Indeks dollar AS yang mengukur pergerakan dollar AS terhadap beberapa mata uang sedikit melemah. Terhadap yen Jepang, dollar AS sedikit menguat. Para pialang pasar valuta asing juga menantikan keputusan dari Fed.

Gubernur Fed Janet Yellen dijadwalkan akan memberi keterangan pers pada Rabu siang waktu Washington. Banyak pihak mengharapkan sikap Fed terhadap rencana kenaikan tingkat suku bunga lebih terlihat jelas setelah pertemuan hari ini.

Selain arah kebijakan moneter, anggota komite juga akan mempresentasikan perkiraan terbaru tentang pertumbuhan ekonomi AS.

Diperkirakan, Yellen akan tetap melakukan pendekatan fleksibel. Diharapkan hal ini membuka peluang ada pilihan terhadap tingkat suku bunga dari pertemuan ke pertemuan, demikian dikatakan Tom Porcelli, Kepala Ekonom RBC Capital Markets.

(REUTERS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed