oleh

Makassar Tuan Rumah Pameran Bisnis Dunia

-Bisnis, News-722 views
Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kementerian Koordinator Perekonomian, Edwin Manansang berbibcanf dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Kantor Gubernur Sulsel, Seni (29/6/2015)
Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kementerian Koordinator Perekonomian, Edwin Manansang berbibcanf dengan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Kantor Gubernur Sulsel, Seni (29/6/2015)

MAKASSAR, berita-sulsel.com – Kota Makassar kembali akan menggelar hajatan internasional. Kalin ini, event BIMP – EAGA ketiga dan IMT – GT Trade Fair and Business Le‎ader Conference Tahun 2016 akan dilangsung di Kota berjuluk Kota Daeng ini.

Hal ini disampaikan Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi Multilateral dan Pembiayaan Kementerian Koordinator Perekonomian, Edwin Manansang, mengatakan, pertemuan tersebut akan dilaksanakan antara Oktober atau November tahun 2016 mendatang.  “Pertemuan ini merupakan ajang‎ bertemunya pebisnis,” kata Edwin, usai bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di Ruang Kerja Gubernur, Senin (29/6/2015).

Menurut Edwin, dalam kegiatan tersebut akan dilaksanakan pameran dan pertemuan bisnis. Lima belas provinsi di Indonesia yang merupakan anggota BIMP – EAGA dan negara anggota lainnya seperti Malaysia, Filipina, Brunai, dan Thailand akan hadir. Negara-negara lain diluar BIMP – EAGA yang merupakan mitra dagang juga akan diundang.  “Tahun lalu, penyelenggaraannya di Filipina diikuti 300 stand. Tahun depan, kami targetkan lebih dari 300,” jelasnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, berharap, pertemuan tersebut tidak hanya sekadar seremoni dan pameran semata. ‎Tetapi, harus ada strategi khusus agar ada kerjasama yang terjadi dalam pertemuan tersebut.

 “‎Saya siap fasilitasi sesuai kemampuan daerah di Sulsel. Tapi, negara-negara yang selama ini menjadi mitra dagang harus hadir, minimal atase ekonomi mereka juga duta besar,” kata Syahrul.

Ia menyarankan, 15 gubernur anggota BIMP – EAGA juga harus ambil bagian. Panitia juga harus menyiapkan sesi agar mereka leluasa membicarakan bisnis to bisnis dengan mitra dagang.

 “BIMP – EAGA jangan hanya untuk negara-negara Asean, tapi untuk dunia. Kita buat strateginya di Sulsel, pada ajang BIMP – EAGA ini,” terangnya.

 Dalam pertemuan tersebut, Syahrul juga menyampaikan bahwa 3 Agustus mendatang, Sulsel akan melakukan ekspor besar-besaran 22 komoditi unggulan. Ekspor tersebut akan dilepas secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo.

“Kalau 22 komoditi ini jadi diekspor besar-besaran oleh Presiden tanggal 3 Agustus nanti, saya mau ini ditampilkan pada saat pertemuan. Sehingga, negara-negara mitra dagang bisa melihat secara langsung apa saja 22 komoditi unggulan Sulsel yang bisa menembus pasar ekspor,”‎ kata Syahrul. (ris)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed