oleh

Jangan Tidur Berdekatan dengan Ponsel, Ini Bahayanya

Jangan Tidur Berdekatan dengan Ponsel, Ini Bahayanya
Jangan Tidur Berdekatan dengan Ponsel, Ini Bahayanya

BERITA-SULSEL.COM – Anda mungkin pernah membaca artikel tentang kebiasaan buruk memeriksa ponsel sebelum tidur, dimana sinar biru yang dipancarkan layar ponsel bisa membuat otak seseorang bingung karena mengenalinya mirip seperti cahaya matahari di siang hari.

Gara-gara hal ini, otak kemudian berhenti memproduksi zat melatonin, yaitu zat yang berfungsi untuk memerintahkan tubuh untuk mulai beristirahat. Akibatnya seseorang baru bisa terpejam sekitar 1 jam setelah merebahkan diri, dan tak bisa tidur dengan nyenyak karena perintah beristirahat dari dalam tubuh datang terlambat.

Namun setelah membaca penjelasan tersebut, Anda mungkin masih terbiasa tidur dengan menaruh ponsel di dekat bantal, dengan harapan bahwa Anda bisa segera bangun untuk mematikan alarm di pagi hari. Kini ada penjelasan baru tentang mengapa Anda sebaiknya tidak tidur dengan ponsel di atas tempat tidur, agar Anda bisa segera beristirahat dengan nyenyak.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, efek sinar biru yang dipancarkan dari layar ponsel adalah pangkal dari masalah kesulitan tidur yang kini banyak diderita. Studi terbaru mengungkapkan bahwa kurangnya tidur nyenyak bisa menghambat sistem di dalam tubuh untuk membersihkan diri dari zat beta-amyloid yang berbahaya dari otak seseorang.

Menurut Tara Swart, seorang dosen senior di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di bidang ilmu pengetahuan tentang pola tidur dan aktivitas otak, otak seseorang memiliki sistem pembersihan zat-zat berbahaya yang prosesnya memakan waktu antara 6-8 jam ketika seseorang tidur nyenyak. Tanpa proses tersebut, otak bisa menemui gejala munculnya zat bernama beta-amyloid, yaitu zat beracun yang ditemukan dalam gumpalan dari otak tiap penderita penyakit neurologis seperti dementia (pikun) serta gejala Alzheimer.

Selama ini para ilmuwan memang telah mengetahui bahwa otak juga mampu menjalankan proses pembersihan seperti halnya tubuh, dan rumitnya sistem pembersihan ini dipelajari oleh Maiken Nedergaard of the Center for Translational Neuromedicine dari Universitas Rochester.

Studi tersebut mendapati bahwa tiap manusia memiliki sebuah ‘rongga rahasia’ di dalam otak yang terbuka secara otomatis ketika mereka tidur nyenyak. Sistem pembersihan cairan ini dijuluki sebagai sistem glymphatic, yaitu sistem yang memungkinkan zat neurotoxin dalam jumlah besar di dalam otak untuk didorong keluar melalui tulang belakang.

Maka dari itu, Swart menganjurkan agar Anda tidak tidur berdekatan dengan ponsel Anda, apalagi menaruhnya di atas tempat tidur (*baik karena sinar biru yang dipancarkan ketika ada notifikasi muncul, juga mengurangi kecenderungan Anda untuk segera memeriksanya dan akhirnya membuat Anda tak nyenyak tidur). Masih ada 4 kiat lagi untuk memaksimalkan kinerja otak Anda, dan Anda bisa membaca ulasan selengkapnya di tautan sumber di bawah ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed