Mahasiswa STIE Wira Bhakti Makassar Dibekali Dua Bahasa Asing

oleh

PENERRIMAAN MAHASISWA BARU STIE WIRA BHAKTI MAKASSAR (4)MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Demi menciptakan alumni mahasiswa yang dapat bersaing didunia kerja tingkat nasional maupun internasional, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar membekali mahasiswanya dengan dua bahasa asing.

Dua bahasa asing yang dimaksud yakni Bahasa Inggris dan Korea. Hal ini disampaikan Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada yang membina STIE Wira Bhakti Makassar di Makassar, Minggu (18/9/2016).

Kata dia, persaiangan kedepannya dimana pasar bebas ASEAN atau MEA akan menjadi tantangan tersendiri kepada sarjana-sarjana muda. Sehingga perlu diberikan modal kemampuan, salah satunya dengan bahasa asing agar dapat bersaing.

PENERRIMAAN MAHASISWA BARU STIE WIRA BHAKTI MAKASSAR (2)

“Kami ingin alumni yang kami cetak sudah siap kerja. Baik itu ditingkatan lokal maupun internasional. Apalagi kedepannya mereka akan bersaing dengan alumni-alumni dari negara ASEAN,” jelas Andi Mustaman.

Selain kemampuan dua bahasa, mahasiswa STIE Wira Bhakti Makassar yang terdiri dari Prodi Akuntansi dan Manajemen  turut dibekali kemampuan ilmu komputerisasi atau IT.

“Ini didasari atas kebutuhan masyarakat yang tak hanya di Indonesia melainkan di seluruh negara. Sehingga, selain gelar sarjana nantinya, mahasiswa Stie Wira Bakti juga memiliki bekal yang menjurus pada pencarian dunia pekerjaan,” jelas mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Andi Mustaman menyampaikan pihaknya terus melakukan terobosan baru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusianya, baik dosen, karyawan hingga mahasiswa.

Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada, Andi-Mustaman
Ketua Yayasan Bhakti Bumi Persada, Andi-Mustaman

Peningkatan kualitas sumber daya ini, kata Andi Mustaman, diharapkan STIE Wira Bhakti Makassar dapat mencetak alumni yang berkulitas dan dapat bersaing di dunia kerja dalam dan luar negeri.

“Kami terus mendorong mahasiswa untuk memiliki keterampilan khusus. Sehingga, setiap mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dan menjadi sarjana ekonomi yang siap pakai dan bersaing di masyarakat secara global,“ jelas Tokoh Pendidikan Makassar ini,

Menurut mantan anggota DPRD Sulsel ini, setiap mahasiswa atau sarjana harus memiliki life skills atau ketrampilan hidup adalah kemampuan untuk berperilaku yang adaptif dan positif yang membuat seseorang dapat menyelesaikan kebutuhan dan tantangan sehari-hari dengan efektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *