Thahir Rasyid Instruksi Lurah Tenangkan Warga Soal Buaya di Kanal Samping Kompleks UMI

oleh
"GEGER" warga Kelurahan Karampuang menonton seekor buaya air tawar sedang mengapung di kanal Kompleks UMI Jalan Recing Center, Rabu, (16/11/2016)
"GEGER" warga Kelurahan Karampuang menonton seekor buaya air tawar sedang mengapung di kanal Kompleks UMI Jalan Recing Center, Rabu, (16/11/2016)
“GEGER” warga Kelurahan Karampuang menonton seekor buaya air tawar sedang mengapung di kanal Kompleks UMI Jalan Recing Center, Rabu, (16/11/2016)

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Camat Panakukkang, Thahir Rasyid mengeluarkan instruksi ke para lurahnya untuk segera turun menenangkan para warga yang geger akibat melihat seekor buaya berukuran 10 meter sedang mengapung di kanal samping Kompleks UMI Jalan Prof Dr Bassalama (Racing Center) Kelurahan Karampuang Kecamatan Panakukkang, Rabu, (16/11/2016)

Camat Panakukkang, Thahir Rasyid mengatakan melalui pesan di group WhatsApp Kecamatan Panakukkang. Kata Rasyid, Camat dan para lurah secara bersama segera turun untuk menenangkan para warga terkait sering munculnya seekor buaya di kanal dekat pemukiman masyarakat.

“Instruksi : agar lurah secara bersama-sama segera turun ke warga untuk menyampaikan berita tentang sering munculnya buaya di kanal sekitar pemukiman warga,” kata Thahir.

Selain itu, Thahir menghimbau, agar para lurah beserta warganya meningkatkan kewaspadaan terkait maraknya binatang buas tersebut muncul di permukaan sepanjang kanal lingkup Kecamatan Panakukkang.

“Selain menenangkan, para lurah dan warga dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kehatian-hatian dalam beraktivitas sekitar kanal Pampang UMI dan Batua Raya,” tambahnya.

Lebih jelasnya, Thahir juga menegaskan, instruksi tersebut segera dilaksanakan oleh para lurah dengan penuh rasa tanggungjawab kepada masyarakat sekitar.

“Laksanakan dengan penuh rasa tanggungjawab dan hadir di saat warga sedang cemas,” tegas Thahir.

Berdasarkan informasi, sepanjang kanal tersebut kerap didapati seekor buaya Muara sering mengapung diarea itu oleh para warga sekitar.(M1/Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *