oleh

Lorong di Makassar jadi Destinasi Pariwisata Terbaru

Lorong di Makassar jadi Destinasi Pariwisata Terbaru
Lorong di Makassar jadi Destinasi Pariwisata Terbaru

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Program Badan Usaha Lorong (BULO) seperti yang dibahas beberapa waktu lalu, ternyata kedepan akan memiliki daya tarik tersendiri di Indonesia. Pasalnya, program BULO akan memikirkan bagaimana sebuah lorong (gang) memiliki daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung di Kota Daeng nantinya.

Diketahui, program yang digagas oleh Moh Ramdhan Pomanto ini akan membantu sebuah lorong menjadi sebuah lokasi yang produktif. Dimana nantinya, kerajinan masyarakat lorong akan menjadi destinasi wisata tersendiri dan satu-satunya di Indonesia.



Untuk mengetahui itu, berita-sulsel.com mewawancarai Kabid Ekonomi Kreatif Disparekraf Makassar, Andi Tenri Lengka melalui saluran telepon pribadinya, Selasa, (06/12/2016).

Kata Engka sapaan akrabnya mengatakan, bahwa dalam program BULO akan dibangun destinasi wisata yang tentunya modern beserta usaha kreatif yang mendukung kepariwisataan Kota Makassar kedepannya.

Lorong di Makassar jadi Destinasi Pariwisata Terbaru
Lorong di Makassar jadi Destinasi Pariwisata Terbaru

“Khusus bidang Ekonomi Kreatif. Kami akan merangkul seluruh usaha kecil menengah (UKM) dari 14 Kecamatan untuk membangun sebuah usaha yang berpotensi menarik perhatian masyarakat untuk berwisata nantinya,” katanya.

Ia mengaku, para pelaku UKM di lorong akan diberikan pengetahuan bagaimana cara mengembangkan, meningkatkan, memperkenalkan serta membangun sebuah industri lorong wisata baru bagi para traveler nantinya.

“Kita akan mengumpulkan para pelaku UKM dilorong dari semua kecamatan se-Kota Makassar. setelah bertemu, kami akan memberikan kiat serta pelatihan khusus seperti apa dan bagaimana cara mengembangkan industri lorong kreatif tersebut,” akunya.

Tak hanya itu saja, lanjut Tenri Lengka, UKM yang ada dilorong nantinya juga diberikan kemudahan seperti mendapatkan bantuan dana dari Bank yang memiliki dana bantuan CSR untuk diberikan kepada kelompok UKM kreatif lorong tersebut.

“Selain memberikan pelatihan khusus. tentunya kami juga memikirkan bagaimana para UKM kreatif lorong mendapatkan bantuan dana dari bank menjadi modal usaha,” tuturnya.(Dan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed