Setahun Akar Super, 13.161 Kepala Keluarga di Soppeng Masih Miskin

Pentingnya Raskin Bagi Rakyat Miskin di Soppeng
Pentingnya Raskin Bagi Rakyat Miskin di Soppeng

SOPPENG, BERITA -SULSEL.COM – Sejak dilantik, Rabu (17/2/2016) lalu, pasangan Bupati Soppeng dan wakilnya, Kaswadi Razak dan Supriansa dengan berbagai program unggulan termasuk beras miskin gratis untuk masyarakat tak mampu.

Namun, hingga saat ini, masih tercatat 13.161 Kepala Keluarga (KK) masih sangat miskin. Jumlah tersebut terlihat dari data penerima raskin dari Dinas Sosial Kabupaten Soppeng.


Guna mendapatkan bantuan beras miskin dari janji politik pasangan dengan tagline Akar Super ini, berbagai syarat harus di penuhi. (baca  : Syarat Peroleh Raskin di Soppeng, Warga Harus Sangat Miskin).

Kepala Desa Kampiri, Marhudi mengatakan, jumlah penerima raskin di Kecamatan Lilirilau bertambah, sementara di kecamatan lain mengalami pengurangan.

“Untuk Desa Palangiseng mendapat penambahan 73 penerima, Desa Masing bertambah 56, serta beberapa desa lain yang ada di Kecamatan Lilirilau. Sementara di kecamatan kami Liliriaja rata-rata desa mengalami pengurangan,” katanya, Senin (6/2/2017).

Baca Juga : Bupati Soppeng Kerja Bakti Bersihkan Rumah Jabatan Dinas Pertanian

Sementara itu, Kepala Desa Citta, Obama mengatakan, penerima raskin di desanya sebelumnya 210 kepala keluarga. Saat ini telah dikurangi menjadi 164 penerima beras manfaat tersebut.

“Ada sekitar 46 pengurangan di desa kami,” paparnya.

Kepala Dinas Sosial Soppeng, Nurdin mengatakan, data penerima raskin diterimanya dari pusat. Sedang kriteria penerima raskin untuk tahun 2017 sangat banyak.

Baca Juga : BPBD Soppeng Bantu warga Korban Angin Puting Beliung

“Data yang ada dari pusat memang mengalami pengurangan dari data sebelumnya,” katanya.

Kata Nurdin, tahun 2016 lalu ada 14.623 penerima beras raskin, setelah dilakukan verefikasi disetiap kecamatan, sisanya tinggal 13.161 penerima.

“Pengurangan ini terjadi karena penerima banyak telah meninggal dunia dan pindah alamat,” ujarnya.(Henrik)


Comment