Dituding Korupsi, PPAK Minta Legislator NasDem Bulukumba, Muh Tamrin Dinonaktifkan

oleh
Selebaran yang beredar di Media Sosial
Selebaran yang beredar di Media Sosial
Selebaran yang beredar di Media Sosial

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Surat laporan dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret nama anggota DPRD Kabupaten Bulukumba dari partai NasDem Muh Tamrin beredar luas dimedia Sosial dan telah menjadi viral.

Surat laporan yang diunggah oleh akun Facebook bernama Nurdin Salassa pada senin (13/2/2017) pukul 22.20 WITA, menduga Muh Tamrin melakukan penyalahgunaan terhadap dana aspirasi masyarakat di Kecamatan Kajang, sebesar Rp1 Miliar dalam waktu dua tahun.

Tak hanya itu, dalam surat yang ditandatangi Annas S.Pt pertanggal 28 Januari 2017 itu, juga meminta kepada Ketua Komisi B DPRD Bulukumba, agar menyerahkan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib.

Terkait hal itu, Kordinator Pemuda Penggiat Anti Korupsi (PPAK) Kabupaten Bulukumba, Andi Arfendy Pranata mendesak penegak hukum segera memanggil Muh Tamrin terkait laporan warga tersebut.

“Penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian serta badan kehormatan DPRD harus segera memanggil Muh Tamrin untuk mengklarifikasi hal itu, karena ini menyangkut dana aspirasi dan lembaga DPR,” katanya kepada berita-sulsel.com, Kamis (16/02/2017).

Tak hanya itu, Fendy sapaan Andi Arfendy Pranata, juga mendesak DPW NasDem Sulsel untuk menonaktifkan sementara Muh Tamrin selaku legislator hingga kasusnya selesai.

“Jika NasDem serius dengan visi restorasinya maka harus menonaktifkan Muh Tamrin untuk sementara waktu,” tambahnya.

Fendy menambahkan, jika dalam waktu 3×24 jam permintaan tersebut tidak direspon, pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa di Mapolda Sulsel, DPW NasDem Sulsel, dan Menduduki DPRD Bulukumba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *