Banner-Pemkot-Mks
Citizen Reporter

Berkurban di Hari Raya Idul Adha, Manifestasi Keimanan dan Ketaatan

Ilmaddin Husain
Pengurus LDII Sulsel
Melaporkan dari Wajo

Berkurban di Hari Raya Idul Adha, Manifestasi Keimanan dan Ketaatan

, BERITA-SULSEL.COM – Menunaikan ibadah haji dan melaksanakan kurban merupakan manifestasi nilai keimanan, ketakwaan, dan ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Idul Adha bermakna ketaatan, keikhlasan, pengorbanan, persaudaraan, kepekaan sosial, dan kesabaran. “Itu semua hendaknya menjadi aspek dan proses kehidupan dari berbagai macam profesi setiap individu,” kata Kepada Desa Tellesang Muhammad Sufri saat menyampaikan sambutan Bupati Wajo usai Shalat Id di halaman Masjid Al Barokah, Desa Tellesang, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Jumat (1/9/2017).

Hari Raya Idul Adha juga mencerminkan bahwa tidak ada perbedaan antara manusia yang satu dengan yang lain. “Kecuali keimanan, ketakwaan, dan amal salehnya,” katanya dihadapan umat Islam yang menghadiri Shalat Id.

Shalat Id di halaman Masjid Al Barokah dimulai pukul 07.00 Wita. Shalat dan khotbah berlangsung hikmat diikuti ratusan umat Islam.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Pitumpanua, Wawan Setiawan menyampaikan, di tahun 1438 hijriah ini, jumlah hewan kurban warga LDII Pitumpanua mengalami peningkatan. “Tahun lalu, berjumlah 12 ekor sapi. Tahun ini, 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing,” katanya.

Walaupun harga sapi naik, kata Wawan, namun antusiasme warga LDII berkurban tetap tinggi. “Harapan kami, semoga tahun depan, jumlah hewan kurban lebih meningkat lagi. Sebab pahala yang Allah SWT janjikan sangatlah besar,” ujarnya. (*)

loading...
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Most Popular

loading...
To Top
%d blogger menyukai ini: