Banner-Pemkot-Mks
Bola

Arfan Bersyukur Jadi Nominasi Pemain Terbaik dan Dipanggil Timnas

M. Arfan

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Masuk nominasi pemain muda terbaik dan dipanggil masuk Timmas Indonesia U-23 seakan menjadi penghapus dahaga bagi M Arfan.

Mengapa tidak. Saat ia dan koleganya berjuang meraih mimpi juara GO-JEK TRAVELOKA LIGA 1 2017 yang diidamkan selama 17 tahun, justru upayanya terhenti di kandang sendiri, Stadion Mattoanging.

Gol pemain naturalisasi Bali United Staveno Lilipaly di penghujung pertandingan membuyarkan mimpinya, Senin (6/11/2017).

Kegagalan itu begitu menyayat hati pemain kelahiran 1995 ini. Lebih menyakitkan lagi karena kekalahan itu berakhir rusuh.

Di pertandingan terakhir itu Arfan memang masuk sebagai pemain pengganti di menit 80. Ia menggantikan seniornya Rezky Pellu mengisi lini tengah PSM.

Meski hanya bermain10 menit lebih, namun itu sudah cukup bagi pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla memanggil alumnus PSM U21 ini.

Kegagalan itu sudah dilupakan Arfan. Kini ia menatap laga terakhir menghadapi Madura United, Minggu (12/11/2017) di Makassar.

Di saat tengah melakukan persiapan pertandingan berikutnya, Kamis (9/11/2017) siang ia mendapat kabar baik dari manajemen PSM.

Arfan diminta bergabung di Timnas U-23 pada 14-26 November 2017 untuk persiapan uji coba menghadapi Syiria dan Guyana pada 16, 18 dan 25 November. Arfan mengaku senang. Sebab cita-citanya bisa membela Timnas tercapai.

“Selain bawa tim juara salah satu cita-cita semua pesepakbola di dunia menjadi pemain Timnas. Alhamdulillah mimpi saya hampir terwujud. Tentu saya sangat senang. Apalagi ini kali pertama saya bisa berbaju merah putih,” ujarnya saat ditemui di Stadion Mattoanging usai menjalani latihan, Kamis (9/11) petang.*

Kegembiraan Arfan berlipat ketika mengetahui kalau namanya juga masuk diantara tiga nama sebagai nominasi pemain muda terbaik musim ini.

“Tadi semua baru saya tahu. Dan semua di tim memberikan selamat dan memberi motivasi, khususunya senior-senior yang pernah membela Timnas,”akunya.

Arfan mengaku tidak menyangka bisa dilirik oleh Luis Milla dan bisa masuk nominasi pemain terbaik. Sebagai pemain profesional ia selalu berupaya memberikan yang terbaik untuk PSM.

‘’Saya tidak berpikir menjadi pemain terbaik. Bukan itu tujuan saya. Tugas saya bermain bagus dan membawa PSM menang di setiap pertandingan. Soal penampilan di lapangan, biarlah orang lain, khusunya pelatih yang menilai,” ujarnya.

Jika nanti ia benar-benar terpilih di Timnas, Arfan aberjanji akan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk memberikan kontribusi bagi Timnas.

loading...
Click to comment

Tinggalkan Balasan

Most Popular

loading...
To Top
%d blogger menyukai ini: