Danny Pomanto Bahas Sombere And Smart City di Tempo Media Week 2017

Danny Pomanto Bahas Sombere And Smart City di Tempo Media Week 2017
Danny Pomanto Bahas Sombere And Smart City di Tempo Media Week 2017

BERITA-SULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Danny Pomanto kembali diundang menjadi pembicara dalam rangkaian acara tempo media week 2017, Sabtu (25/11/17) di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Acara tahunan yang diadakan oleh Tempo Media Group, dan tahun ini menjadi tahun ketiga diselenggarakannya Tempo Media Week.

Dalam acara yang berlangsung selama 3 hari tersebut, akan ada berbagai macam seminar seperti seminar media & gemuruh digital, seminar big data, big Disruption dan seminar Inovasi dan kompetisi di zaman digital.

Untuk seminar pertama membahas mengenai inovasi dan kompetisi di zaman digital. Dalam seminar ini Danny Pomanto memaparkan hal yang selalu menjadi bahan perbincangan, Sombere and Smart City.

Sombere and Smart City merupakan inisiasi pertama dari Danny Pomanto yang diterapkan sejak kepemimpinananya di Kota Makassar dan dinilai menjadi kunci kesuksesannya.

“Jadi gabungan antara perangkat keras dan lunak. Smart itu perangkat keras dan sombere perangkat lunak. Cara mengukurnya secara umum smart itu hasil nyata dari pekerjaan dan sombere itu kesopansantunan, sentuh hati,” ucapnya.

Dia juga menegaskan Sombere dan Smart City adalah konsep yang menggabungkan kesuksesan kota Makassar mengikuti yang teknologi namun tetap diimbangi oleh lokal karakter kuat masyarakat Makassar yang ramah dan menjaga kehormatan tamu-tamunya.

Dalam kesempatan itu juga Danny memperlihatkan bagaimana sistem teknologi di Kota Makassar bekerja secara masif seperti CCTV dan layanan masyarakat 112 serta home care.

” Populasi kita hampir sampai 1.8 juta jiwa dan kami bisa melihat langsung berapa yang lahir, berapa yang keluar masuk di Kota Makassar, berapa yang sakit,” ujarnya.

Secara nyata ia juga memaparkan, Kota Makassar ditangannya semakin maju. Hal itu bisa dilihat pertumbuhan ekonomi yang melesat jauh dari pertumbuhan ekonomi nasional yakni 8 persen.

Serta, Indeks kebahagiaan masyarakatnya peringkat pertama di Indonesia yakni mencapai 80,53. Tingkat kemiskinan pun perlahan bergerak turun.

Danny juga menambahkan konsep Sombere and Smart City merupakan rangkuman jawaban dari permasalahan yang ada di Kota Makassar.

“Ini merupakan solusi dan saya fikir jika kita mau memulai membangun sesuatu pastikan dulu kita melihat apa permasalahannya dan kita memberikan solusi lewat inovasi,” pungkas Danny.

Dalam seminar ini turut menjadi pembicara yakni Najeela Shihab (semua guru, semua murid), Indra Utoyo (Direktur digital BRI) dan Yansen Kamto (CEO Kibar ). (*).

 

 

Tinggalkan Balasan