“Diserang” Tim Umar Madeng, Ketua KPUD “Kita Semua Korban Regulasi”

oleh
Ketua KPU Bone Terima Tim Umar Madeng

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Tidak puas dengan hasil pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bone, yang tidak meloloskan Umar Madeng dalam pilkada, Juni 2018 mendatang, sejumlah tim Umar Madeng mendatangi kantor KPUD Bone, Jalan Gatot Subroto Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang Kabupaten Bone, Jumat (26/1/18) sekitar pukul 10.00 wita.

Tim Umar Madeng yang menamai dirinya relawan Bone pro demokrasi, mengungkapkan beberapa tuntutan yang dianggap penyebab tidak lolosnya paslon Umar Madeng di pilkada nanti.

“Kami tidak diberi kesempatan memperbaiki dan kami tidak diberikan tanda terima saat penyerahan berkas, juga ada dugaan berkas yang dirusak atau dihilangkan dan itu karena tidak ada pengawalan ketat dari tim kami” ungkap Naim, selaku koordinator aksi.

Ketua KPUD Bone, Aksi Hamsah, mengatakan tidak seharusnya Umar Madeng mempertanyakan keterbukaan KPUD, karena selama ini sudah sangat terbuka, bahkan pihaknya mengakui sudah banyak melabrak aturan demi Umar-Madeng.

“Saya sedih jika Umar Madeng mengatakan kami tidak terbuka, juga tentang dugaan berkas yang hilang karena itu artinya polisi dianggap bersekongkol dengan kami, sebenarnya kami justru banyak melabrak aturan, mulai dari ijasah puang Madeng yang selalu berbeda namanya. Masalahnya aturan sekarang yang memaksa, kita ini korban regulasi sebenarnya” jawab Aksi.

Aksi menegaskan bahwa saat ini yang dibutuhkan adalah bagaimana bisa tetap meloloskan Umar Madeng, dan itu hanya bisa jika melalui keputusan PTUN. Sementara tim Umar Madeng menunggu balasan tuntutan mereka ke KPUD hingga Senin, 29 Januari nanti.

“Kami beri waktu sampai hari senin, dan nanti kami akan kembali lagi untuk mempertanyakan tuntutan kami kepada KPUD” tutup Naim. (eka)

Tinggalkan Balasan