Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba Hadiri Diskusi BPK di Manado

oleh

MANADO, BERITA-SULSEL.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia menggelar Diskusi Kelompok Terarah Tindak Lanjut Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK dan Permasalahannya untuk wilayah regional Sulawesi, di Hotel Peninsula Manado Provinsi Sulawesi Utara, Senin 29 Januari 2019.

Diskusi yang dibuka oleh anggota VI BPK RI Dr. Harry Azhar Azis ini dihadiri oleh para gubernur, bupati, walikota se Sulawesi, termasuk Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto.

Pada pembukaan acara, Dr. Harry Azhar Azis menyampaikan tujuan dari diskusi tersebut antara lain, mendiskusikan kendala yang dihadapi dalam penyelesaian rekomendasi Temuan BPK RI dan mencari solusinya. Selain itu, pertemuan diharapkan untuk memahami langkah pengambilan keputusan dalam penyelesaian rekomendasi pemeriksaan BPK, demikian pula komitmen Pemda dalam menyelesaikan Rekomendasi BPK.

Di hadapan para kepala daerah, Harry Azhar juga menegaskan, tidak boleh ada aparat penegak hukum yang boleh masuk melakukan pemeriksaan, sebelum batas waktu berakhirnya pemberian tanggapan Pemerintah Daerah atas rekomendasi pemeriksaan BPK.

“Saya tegaskan juga kepada gubernur, bupati dan walikota untuk memperhatikan dan mengontrol pemberian bantuan sosial kepada kelompok masyarakat, sehingga menekan terjadinya penyimpangan atau pemalsuan data terhadap penerima bansos,” pinta mantan anggota DPR RI Fraksi Golkar ini.

Sementara itu Bupati AM Sukri Sappewali mengatakan pertemuan ini kita harapkan mampu menyelesaikan semua permasalahan temuan-temuan BPK, BPKP dan APIP yang tidak bisa ditindak lanjuti untuk segera diselesaikan.

“Saya perintahkan ke Pak Wabup dan Inspektorat untuk serius dalam menyikapi dan menindaklanjuti apa yang menjadi hasil rekomendasi pemeriksaan BPK RI di Bulukumba. Perlu diketahui bahwa Kabupaten Bulukumba untuk wilayah Sulawesi Selatan masuk 3 besar dalam percepatan proses penyelesaian rekomendasi hasil pemeriksaan BPK dan akan terus berupaya hingga kita dapat meraih peringkat pertama dalam percepatan penyelesaian tersebut,” ujar AM Sukri Sappewali.

Pada kegiatan ini pula dilaksanakan penandatanganan Pernyataan Komitmen antara Kepala Daerah dengan Inspektorat tentang Penyelesaian Rekomendasi Hasil Pemeriksaan BPK RI.

Tinggalkan Balasan