Forum Anak Panrita Lopi Buka Lapak Bacaan di Ruang Publik

oleh

BULUKUMBA, BERITA-SULSEL.COM –┬áSetiap akhir pekan, kegiatan Forum Anak Panrita Lopi Bulukumba fokus mengajak masyarakat khususnya anak untuk membaca dengan membuka lapak baca di ruang publik.

Sejak Desember 2017, Forum Anak Panrita Lopi Bulukumba dalam program kerjanya mendukung program Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam literasi mulai menjadikan sekretariatnya, di kompleks bekas sekolah Cina di Lingkungan Bentenge, Kelurahan Bentenge laiknya perpustakaan.

Pengurus forum anak menyiapkan berbagai genre buku mulai dari buku pelajaran, novel hingga buku cerita. Ada ratusan judul buku yang disiapkan untuk pengunjung.

“Kita ada program CLBK, Cinta Literasi Belum Kelar. Aplikasi dari program inilah kita buat sekret baca dan juga lapak baca di akhir pekan,” kata Ketua Forum Anak Panrita Lopi Andi Sri Wiranto.

Setiap akhir pekan, Sabtu-Minggu, forum anak juga membuka lapak baca di ruang publik. Biasanya lapak baca yang dibuka sore hari mulai pukul 15.00 wita sampai 17.30 wita di Lapangan Pemuda Bulukumba, dan Taman Cekkeng Nursery.

Awal lapak baca tersebut dibuka, Wiranto mengakui minat baca anak-anak dan remaja masih kurang. Dalam sehari lapak baca, pengunjung anak dan remaja hanya dikisaran belasan orang dan dewasa hanya beberapa orang saja yang mampir. Ada pula hanya membaca sampul lalu beranjak meninggalkan lapak baca.

“Meskipun begitu, kami tetap komitmen untuk membuka lapak baca tiap minggu. Kami yakin dengan sarana baca budaya baca akan meningkat,” ujarnya.

Wiranto menceritakan awal lapak baca dibuka. Dari ide Hj. Darmawati, yang sebelumnya menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) agar forum anak yang terbentuk sejak 2013 lalu tidak mati suri. Pada 2017 didorong untuk membuat kegiatan di tempat terbuka seperti Lapangan Pemuda.

“Kita didorong buat kegiatan di tempat terbuka, seperti senam stop kekerasan anak atau buka lapak baca. Tapi yang kita realisasikan sekarang ini masih lapak bacanya,” kata Wiranto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *