Polres Gowa Gulung Tiga Pencuri Ternak Serta Penadahnya

oleh
Polres Gowa Gulung Tiga Pencuri Ternak Serta

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Anggota Polsek Bontomarannu berhasil membekuk empat orang pelaku pencurian ternak (curnak) yang selama ini biasa beraksi di wilayah hukum Polres Gowa.

Dari keempat orang pelaku yang berhasil diringkus, satu diantaranya berstatus sebagai penadah. Sebelum keempat pelaku curnak ini diringkus, petugas terlebih dahulu menciduk seorang pelaku inisial KM (24) dirumahnya.

Dari KM, polisi kemudian melakukan pemgembangan dan berhasil menangkap tiga orang pelaku lainnya, masing-masing beinisial SI (31), AN (20) dan NN (30) yang merupakan penadah hasil sapi curian dari ketiga pelaku.

“Ketiga pelaku ini kita tangkap dengan kasus pencurian ternak milik warga. Salah satu TKP nya disamping Lapangan Tembak Rindam XIV Hasanuddin Pakato,” kata Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silotonga dihadapan sejumlah awak media siang tadi.

“Awalnya kita menangkap satu pelaku terlebih dahulu di Je’nemadinging, Desa Kampili, Kecematan Pallangga, Kabupaten Gowa, Selasa, (30/1/2018). Selajutnya kami berhasil menagkap lagi beberapa rekannya,” tambahnya.

Shinto menjelaskan, modus para pelaku curnak dalam mencuri yakni saat ditambatkan. “Saat sapi tersebut luput dari pengawasan pemiliknya, maka para pelaku langsung membawa sapi tersebut dengan mendorongnya naik kedalam mobil yang telah disiapkan,” jelasnya.

Pengakuan para tersangka, sapi yang mereka curi tersebut kemudian ia jual seharga Rp9 juta sampai Rp10 juta setiap ekornya kepada penadah. Sebagian dijual perkilo dengan harga Rp90 ribu setelah dipotong.

Menurut pelaku, sapi hasil curian tersebut dijual disalah satu pasar yang ada di Kabupaten Gowa. “Menurut pengakuan pelaku hasil curian mereka bagi tiga, masing-masing mendapatkan Rp3 juta, per orang,” sebut Kapolres.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan minimal 7 tahun, sedangkan satu orang pelaku sebagai penadah akan dikenakan pasal 480 dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara. (An)

Tinggalkan Balasan