Deklarasi, Cabup Bone Diingatkan Tolak Politik Uang dan SARA

oleh
 BONE, BERITA-SULSEL.COM — Dihadapan Ketua Panwas Bone, Jumria, paslon H A Baso Fahsar Padjalangi dan Ambo Dalle serta bapaslon Rizalul Umar dan A Mappamadeng Dewang, deklarasikan pilkada tanpa politik uang dan politisasi SARA, di aula Pondok Pesantren Al Junaediyah, Jalan Jend Sudirman Kelurahan Biru Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 09.40 wita.
Saat deklarasi, pasangan Fahsar-Ambo Dalle, berjanji akan jadi peserta pilkada yang jujur dan konsisten agar terwujud pilkada damai.
“Suksesnya penyelenggaran pilkada bukan ditentukan oleh politik uang dan politik sara, saya secara pribadi mempersembahkan kepada seluruh khalayak untuk menolak dan melawan politik sara dan politik uang untuk Bone tercinta,” kata Fahsar.
Hal senada juga diucapkan Umar-Madeng dalam sambutannya yang disertai apresiasi terhadap Panwas Bone yang telah menjalankan tugas dengan baik.
“Politik uang menghancurkan nurani kita, politik uang merusak martabat kita, mari kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk menjaga jangan sampai ada politik uang” ucap pasangan Umar-Madeng.
Jumria menegaskan bahwa politik uang merupakan musuh bersama karena dapat menghambat tahapan pilkada, hingga melalui deklarasi ini disepakati untuk bersama-sama menolak politik uang dan politisasi sara.
Tak tinggal diam, Ketua Pengadilan Negeri Bone, mengingatkan bahwa hukuman yang diberikan apabila terbukti melakukan politik SARA dan politik uang itu sangatlah berat. 
“Mulai sekarang mari kita sepakat menolak, melawan politik uang  agar semuanya tidak sampai ke pengadilan” tegasnya.
Ketua KPUD Bone, Aksi Hamsah, pun berharap agar Panwaslu mau menindaki politik uang dan SARA. 
“Kami dari KPU juga siap bertindak apabila ada yang terlibat” singkat Aksi. (eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *