Sahrul Nizam Akan Adopsi Program Pendidikan dan Jumat Ibadah Kabupaten Gowa

oleh
Bupati Gowa bersama beberapa beberapa petinggi Kesultanan Hasanuddin keturunan Raja Sakti Malasyia di Istana Tamalate saat zikir dan doa bersama dalam rangka dua tahun kepemimpinan Adnan-Kio.

GOWA, BERITA-SULSEL.COM –  Datu Yang Teramat Mulia (DYTM) Megah Seeri Mohd Sahrul Nizam, salah satu putra Datu Yang Teramat Tinggi dan Mulia (DYTTM) Tuanku Karameng Sakti Tuan Raja Azhar Syah Al-Sakti Ibni DYTTM Tuan Raja Wahab Syah Al-Sakti mengaku salut dengan sejumlah program yang berorientasi pada peningkatan akhlak dan mutu sumber daya manusia (SDM) yang diterapkan di Kabupaten Gowa.

Rasa salutnya itu disampaikan Sahrul Nizam kepada media sesaat setelah mendengarkan pemaparan hasil survei dua tahun kepemimpinan Bupati Gowa dan Wakil Bupati, Adnan Purichta Ichsan dan Abd Rauf Malaganni di Istana Tamalate kompleks Museum Istana Balla Lompoa, Sabtu (17/2/2018) malam.

Sahrul Nizam yang juga adalah Asisten Pejabat Menteri Besar Pariwisata Kelantan ini mengaku berniat akan mengadopsi dua program tersebut untuk ditawarkan ke pemerintah Kelantan, Malaysia.

“Saya sebagai Asisten Menteri Besar Pariwisata Kelantan tentu bisa mengadopsi dua hal yakni sektor pendidikan yang menjadi fokus utama di Gowa serta program Jumat Ibadah. Saya bersama Direktur Pembangunan Islam dan Dakwah Provinsi Kelantan akan mencoba menawarkan program ini ke pemerintah Kelantan yang memungkinkan bisa diterapkan di Kelantan. Sebagai Asisten Menteri, mungkin bisa ada perkongsian dengan pemerintah Kabupaten Gowa. Kita bisa bikinkan kaedah untuk perkongsian itu,” kata Sahrul Nizam.

Ditanya tentang keberadaannya di Kabupaten Gowa dan merupakan kunjungan ketiga kalinya sebagai utusan Ayahanda Paduka DYTTM Tuanku Karameng Sakti Tuan Raja Azhar Syah Al-Sakti Ibni DYTTM Tuan Raja Wahab Syah Al-Sakti ini, Sahrul Nizam mengatakan, dia bersama dua adiknya yakni DYTM Megah Tuun Raja Muhammad Ridsuan Syah dan Megah Tuun Raja Mohammad Zawawi. Kedatangan mereka untuk mengeratkan tali kekeluargaan dengan masyarakat Gowa.

” Saya mewakili ayahanda paduka bersama adinda-adinda saya ini lagi ikut meriahkan sambutan dua tahunan Bupati Gowa. Disamping itu, kita juga menyampaikan sumbangan yang dikurniakan ayahanda paduka ke Masjid Haji Muh Cheng Ho Makassar dan juga melakukan lawatan ke Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa. Kami datang kesini karena kita rasa terpanggil untuk sama-sama merayakan dua tahunan kepemimpinan bupati dan wakil bupati Gowa. Dan semua ini diatas dasar kekeluargaan,” terang ramah Sahrul Nizam.

Sahrul Nizam yang juga seorang politisi ini merasa tepat datang ke Gowa dikarenakan Bupati Adnan mengungkap lima indikator keberhasilan selama dua masa kepemimpinan untuk lima tahun berjalan.

“Kalau kita tidak datang, tentu kita tidak melihat lima indikator keberhasilan yang telah dilakukan Bupati Gowa ini (Adnan, red). Kita berdoa agar Bupati dan Wabup Gowa terus diberi kerahmatan untuk memimpin Gowa agar menjadi lebih baik lagi ke depan,” tambah Sahrul Nizam. (An)

Tinggalkan Balasan