Ini Profil Prodi Kebidanan Diploma III FKM UMI

oleh
Dosen Kebidanan UMI Bimbing Peserta PKL di Gowa

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Program Studi DIII Kebidanan Fakultas Kesehatan Masyarkat, didirikan dibuka seara resmi pada tanggal 08 November 2007 sesuai dengan surat keputusan Direktur Jendral Pendidkan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 3632/D/T/2007.

Program Studi DIII Kebidanan FKM UMI terus berupaya mengembangkan kualitas SDM dan sarana prasarana sehingga dapat menghasilkan lulusan Ahli Madya Kebidanan yang profesional, berdaya saing dan islami di tingkat nasional dan internasional. Pada tanggal Mei 2012, Program Studi DIII Kebidanan FKM UMI diakreditasi dan dinyatakan terakreditasi, dan telah terakreditasi Ban-PT Dpl-III/V/2012. Lulusan DIII Kebidanan dikenal dengan sebutan Ahli Madya Kebidanan (Amd.Keb.). Masa studi di program DIII dapat ditempuh selama 6 semester (3 tahun).

VISI dan MISI

Visi :

Menjadi Program Studi Kebidanan yang Menghasilkan Lulusan Ahli Madya Kebidanan yang Berdaya Saing dan Berbasis Nilai-nilai Islam pada Tahun 2020

Misi :

1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yg berbasis capaian pembelajaran (learning outcome) sesuai KKNI, yang ditunjang dengan SDM, sarana prasarana yang memadai dan berdasarkan ilmu teknologi terkini.

2. Meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan ilmu yang bermutu, berbasis nilai-nilai islam dan mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna jasa pendidikan.

3. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk penerapan dan pengembangan ilmu kebidanan

4. Menghasilkan lulusan yang akhlakul karimah melalui program pencerahan Qalbu dan mata kuliah ciri khusus UMI

Tujuan Prodi DIII Kebidanan FKM UMI

1. Dihasilkannya Ahli Madya Kebidanan yang memiliki pengetahuan dan pemahaman yang luas tentang konsep, prinsip,tujuan dan praktik asuhan kebidanan yang esensial, deteksi dini, kegawatdaruratan sesuai prosedur dan kode etik profesi kebidanan serta standar profesi kebidanan sehingga menghaslkan lulusan yang berkualitas dan kompeten.

2. Meningkatnya kualitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan ilmu yang bermutu, berbasis nilai-nilai islam dan mampu memenuhi tuntutan masyarakat pengguna jasa pendidikan.

3. Terjalinnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk penerapan dan pengembangan ilmu kebidanan.

4. Dihasilkan lulusan yang berakhlakul karimah melalui program pencerahan qalbu dan mata kuliah ciri khusus UMI

Kurikulum

Kurikulum yang digunakan mengikuti kurikulum inti perguruan tinggi dan kurikulum intitusi berbasis kompetensi, berbasis pada Student Center Learning (SCL), dan pemanfaatan Information and Communications Technology (ICT) web (e-learning).

Metode Pembelajaran

Metode Pemebelajaran yang digunakan berbasis Student Center Learning (SCL) :

  • Ceramah, tutorial, active learning, PKL, dll
  • Pengalaman praktik klinik yang dilakukan di Instansi Kesehatan (Dinas Kesehatan, Puskesmas, RS. Ibnu Sina, SKDIA Siti Fatimah, RSB Masyita, RS Sayang Rakyat, RSKDIA Pertiwi, RS Labuang Baji, RS Haji, RS Daya, RS Bhayangkara, dll)

Tinggalkan Balasan