Awas! Petani di Sulsel Bisa Diintervensi Kepentingan Pilgub Lewat Kementan

oleh

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dugaan program Kementerian Pertanian disusupi kepentingan Pilgub Sulsel 2018, kian membesar. Aroma kampanye di balik program bagi-bagi ternak dan bibit tanaman, dicium oleh Lembaga Independen Pemantau Aparat Penyelenggara Pemilu.

Lembaga disingkat Lentera Pemilu ini pun mewanti-wanti kepada masyarakat untuk ikut memantau program tersebut. Imbauan untuk mewaspadai dugaan itu muncul lewat meme. Dengan caption beragam. Seperti “Pantau Programnya, Laporkan Kecurangannya.” Caption lainnya berbunyi “Pantau dan Awasi, Jangan Intervensi Petani Sulsel”.

Seperti diketahui, dugaan itu muncul setelah adanya program Kementerian RI yang dihelat pada musim politik di Sulsel. Yakni program bagi-bagi ternak kepada para petani. Selain itu ada pula program bagi-bagi tanaman holtikultura. Sulsel termasuk daerah yang menjadi sasaran program tersebut. Program ini mulai dilakukan pada 23 April mendatang.

Dugaan dan peluang dimanfaatkannya program ini untuk mengkampanyekan salah satu kandidat di Pilgub Sulsel, jelas sangat besar. Mengingat, Kementerian Pertanian RI dipimpin Amran Sulaiman.

Seperti diketahui, adik Amran Sulaiman yaitu Sudirman Sulaiman, adalah calon wakil gubernur pasangan Nurdin Abdullah.

Dugaan tersebut pun kian diperkuat. Informasi yang beredar, ada digelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) pelaksanaan program Kementerian Pertanian ini di Hotel Harper, Makassar. Informasi yang beredar, bimtek digelar dua sesi.

Bukan hanya itu, rencana Kementan bagi-bagi ayam ke warga juga informasinya ikut disebar putri Nurdin Abdullah melalui akun facebooknya. Entah apa maksudnya. Bisa jadi bagian dari scenario mereka untuk menunggangi program pemerintah tersebut.

Sebelumnya sejumlah aktivis mengingatkan Mentan Amran Sulaiman tidak memanfaatkan program pemerintah untuk kepentingan Pilgub Sulsel.##

Tinggalkan Balasan