FKM UMI Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

oleh
Dr. Andi Surahman Batara, SKM., M.Kes

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Dalam kuliah umumnya, Menteri Nasir menekankan, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang begitu cepat, oleh karena itu kebijakan di bidang pendidikan tinggipun harus dirumuskan secara cepat, tepat dan relevan dalam menghadapi lingkungan baru dan era baru yaitu Revolusi Industri 4.0.

Ini berdampak pada kebijakan di pendidikan tinggi yang berbeda di masa lalu karena efek dari revolusi industri 4.0 ini. Pendidikan global sudah memungkinkan komunikasi antar negara bisa dilakukan, bahkan mahasiswa pun dapat melihat situasi dunia karena efek dari Globalization of Education.

Inilah yang menjadi tantangan tersendiri bagi setiap universitas. Salah satunya, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (FKM UMI) yang mengaku siap untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yakni menekankan pada pola digital ekonomi.

“FKM UMI telah siap hadapi era digital, beberapa program telah kami lakukan yang relevan dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0,” ujar Wakil Dekan III, Dr. Surahman Batara, S.KM, M.Kes, saat ditemui di ruangannya, Rabu (9/5/2018).

Kata dia, FKM UMI telah melaksanakan program terkait inovasi yang diarahkan pada pemanfaatan teknologi informasi digital. Perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang sangat cepat menjadi perhatian bagi civitas akademika sehingga pembelajaran berbasis TI harus dipertimbangkan untuk menentukan kompetensi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak boleh Gaptek, saat ini kami telah menerapkan bimbingan online kepada mahasiswa, pengurusan KRS online, serta informasi akademik yang berbasis online,” jelas Surahman.

Selain itu, FKM UMI telah memiliki Jurnal Kesehatan Online serta pengaturan jam mengajar dosen berbasis online.

“Tahun ini kami akan kembali merencanakan program-program yang sesuai dengan perkembangan zaman, karena FKM UMI selalu melihat perubahan. Sehingga alumni kami dapat terserap kerja dengan baik,” tutup Sudirman.

Tinggalkan Balasan