15 Mahasiswa STIE Wira Bhakti Presentasikan Hasil Penelitian

oleh
Ditengah Rutinitas Padat, Andi Mustaman Sempatkan Menguji Skripsi Mahasiswanya

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sedikitnya, 15 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar mengikuti ujian penelitian atau skripsi, Jumat (11/5/2018).

Ujian tersebut sebagai syarat untuk menyelesaikan studi. Sebelumnya, para mahasiswa telah mengajukan proposal untuk melakukan penelitian di instansi atau lembaga tertentu.

Hal ini disampaikan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi kepada berita-sulsel.com. Kata dia, ujian skripsi bertujuan untuk mendorong kemampuan mahasiswa menyusun dan menulis suatu karya ilmiah, sesuai dengan bidang ilmunya.

“Kami membina dua jurusan disiplin ilmu, yakni Manajemen dan Akuntansi. Keduanya mendapatkan pengakuan dari pemerintah dengan nilai akreditasi B,” ujarnya.

Kata dia, mahasiswa yang akan menyelesaikan studi harus mampu menulis skripsi. Mereka dibimbing untuk bisa memadukan pengetahuan dan keterampilannya dalam memahami, menganalisis, menggambarkan, dan menjelaskan masalah yang berhubungan dengan bidang keilmuan yang diambilnya.

“Skripsi merupakan persyaratan untuk menyelesaikan studi atau mendapatkan status sarjana (S1) di setiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia, termasuk di STIE Wira Bhakti Makassar,” terangnya.

Kata Haris, proses penulisan skripsi yang dilakukan mahasiswa akan dibimbing satu atau dua orang dosen. Para dosen tersebut dikenal pembimbing I dan pembimbing II.

“Pembimbing I memiliki peranan yang lebih dominan bila dibanding dengan pembimbing II,” ujarnya.

Menurut Haris, proses penyusunan skripsi berbeda-beda antara satu kampus dengan yang lain. “Disini, sebelum melakukan penelitian, mahasisaa harus mengajukan judul skripsi, lalu proposal lalu diseminarkan,” ujarnya.

Setelah Itu, jelas Haris, mahasiswa akan melakukan penelitian. Jika laporan atau penulisan dianggap siap dan selesai, mahasiswa mempresentasikan hasil karya ilmiahnya tersebut pada dosen penguji melalui sidang tugas akhir.

Sementara itu, Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Rahman SE MM mengatakan, proses ujian skripsi dilakukan setiap tahun.

“Ujian proposal dan skripsi bagian dari proses perkuliahan. Salah satu syarat untuk menyelesaikan studi di STIE Wira Bhakti, mahasiswa harus melakukan penelitian lalu dipresentasikan,” paparnya.

Agustus tahun 2018 ini, tambah Abdul Rahman, pihaknya kembali akan melakukan wisuda 500 sarjana.

“Wisuda adalah suatu proses pelantikan kelulusan mahasiswa yang telah menempuh proses perkuliahan di STIE Wira Bhakti Makassar,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan