Ratusan Anggota PMR Madya dan Wira Ikut Kampanye Kesiapsiagaan Bencana

oleh

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Ratusan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Madya dan Wira se Kabupaten Gowa mengikuti kampanye kesiapsiagaan bencana yang diselenggarakan PMI Cabang Gowa selama tiga hari.

Kampanye kesiapsiagaan bencana ini dibuka Kepala Dinaa (Kadis) Pemuda dan Olahraga Gowa, Muh Fajaruddin menwakili  Bupati Gowa di stadion Kalegowa, Kecamatan Pallangga. Turut hadir Ketua PMI Cabang Gowa, Abbas Alauddin, sejumlah pengurus PMI Cabang Gowa diantaranya Direktur RSU Syekh Yusuf,  dr Salahuddin, Camat Pallangga, Indra Wahyudi Yusuf serta Muspika kecamatan setempat.

Ketua Panitia Pelaksana, Syamsuddin Bidol yang juga Kadis Sosial Gowa mengatakan kampanye kesiapsiagaan bencana ini diikuti sedikitnya 295 peserta (pelajar) anggota PMR Madya (sebanyak 275 orang) dan Wira (20 orang) yang berasal dari berbagai sekolah SMP dan SMA di Gowa.

Kegiatan ini tambah Syamsuddin akan berlangsung dari 11-13 Mei 2018 yang bertujuan sebagai ajang pengembangan kapasitas PMR dalam kesiapsiagaan bencana sebagai rangkaian kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang diperingati 26 April lalu sekaligus menperingati  Hari Palang Merah Internasional ke 155 yang diperingati pada 8 Mei 2018.

Sementara itu sambutan Bupati Gowa dibacakan Kadis Pemuda Olahraga, Muh Fajaruddin mengharapkan kegiatan kampanye kesiapsiagaan bencana ini  dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Saya mengapresiasi dan meberikan dukungan penuh pada kampanye kesiapsiagaan bencana ini karena memiliki nilai strategis dalam upaya PMI khususnya PMI Gowa untuk meningkatkan kapasitas SDM khususnya kapasitas para PMR kita sebagai sukarelawan di masa depan,” kata bupati dipertegaskan oleh Muh Fajaruddin.

Terpisah Ketua PMI Cabang Gowa, Abbas Alauddin mengatakan, PMI sebagai organisasi kemanusiaan dengan tugas pokoknya adalah di bidang kebencanaan dan bidang kesehatan khususnya transfusi darah merupakan wadah pembinaan bagi remaja yang cinta kemanusiaan agar para remaja

tumbuh berkembang sebagai remaja yang berjiwa kepalangmerahan.

“Dari 7 prinsip dasar kepalangmerahan telah menjadi pondasi kokoh yangvdianut para PMR untuk berbuat kemanusiaan tanpa pamrih. Kegiatan ini sangat positif dan sangat baik untuk pembinaan anak-anak Gowa ke depan.

Kami berterimakasih kepada camat dan tripika atas fasiltas tempat yang diberikan dalam terlaksananya kampanye kesiapsiagaan bencana ini,” kata Abbas yang juga mantan Wakil Bupati Gowa ini.

Abbas juga mengingatkan bahwa Kabupaten Gowa termasuk daerah yang rawan bencana khususnya longsor, banjir dan angin kencang. Karena itu harus selalu ada kesiapsiagaan bagi masyarakat khususnya bagi para pelaku kemanusiaan yakni PMI maupun anggota PMR yang ada didalamnya. (an)

Tinggalkan Balasan