Jelang Ramadhan, Pemkab Gowa Pantau Harga Bahan Pokok

oleh

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Jelang bulan ramadhan, kenaikan harga bahan pokok terjadi disemua daerah, termasuk di Kabupaten Gowa.

Kabupaten Gowa melakukan koordinasi High Level Meeting bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk mengatsipasi terjadinya inflasi tinggi. Meeting ini dilakukan di Baruga Karaeng Pattingngalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (15/5/2018).

Deputi Direktur BI Sulawesi, Maluku, dan Papua, Musdi Hardi mengatakan, perkembangan inflasi Kabupaten Gowa termasuk Takalar, Pangkep masuk pada zona Makassar dengan inflasi yang mencapai angka 3,54 persen.

“2017 lalu dibulan yang sama, tahun ini meningkat, bahkan inflasi Sulsel nantinya berpotensi melebihi target tapi semoga itu tidak terjadi, “ungkapnya dihadapan stakeholder terkait.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Andi Sura Suaib membeberkan hingga minggu pertama Mei ini, harga bahan pokok masih terkendali bahkan ada beberapa bahan pokok mengalami penurunan harga. “Minggu pertama Mei masih stabil, bahkan seperti tomat, bawang, wortel, kol, dan cabai merah besar mengalami penurunan harga, hanya kacang tanah yang mengalami kenaikan,” bebernya

Kendati demikian, itu tidak jadi jaminan hingga ramadhan nanti, sehingga pihaknya akan melakukan opersi pasar setiap minggunya untuk memantau harga bahan pokok.

Terkait hal tersebut, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, rakor ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahunnya sekaligus mengecek kesiapan menjelang ramadhan.

“Jelang ramdhan ini pasti semua orang membutuhkan kebutuhan dan pastinya terjadi peningkatan dimana-mana, makanya kami melihat jika kenaikan masih 10 persen maka itu tidak ada masalah namun jika sudah diatas 10 persen maka kita sudah harus melalukan pengendalian,” jelasnya.

Menurutnya, selain pengendalian harga, saat ini yang harus diperhatikan adalah memastikan stok dan jalur pendistribusian harus aman.

“Kita harus memastikan bahwa stok aman menghadapi ramadan dan Idul Fitri, begitu juga dengan distribusi kita harus aman juga dengan cara harus berkordinasi dengan pihak terkait,” pungkas orang nomor satu di Gowa tersebut.(an).

Tinggalkan Balasan