Deteksi Kecurangan, Massa Kotak Kosong di Bone Bakal Turun ke Jalan

oleh

BONE, BERITA-SULSEL.COM — Meraih 37.05 persen suara melawan paslon Tafa’dal yang diusung 13 partai, Kotak Kosong didaulat sebagai suara murni dari rakyat tanpa sumber dana, visi misi serta kampanye.

Mantan Ketua DPC PDIP Bone, H A Mappamadeng Dewang, yang sebelumnya sempat berjuang untuk maju sebagai calon wakil Bupati melalui jalur independen, mengungkapkan kalau pergerakan Kotak Kosong adalah bukti bahwa masyarakat sudah paham arti demokrasi yang sebenarnya.

Mappamadeng bersama relawan Koko lainnya berharap hasil pleno KPUD Bone nanti sesuai dengan data yang ada dari tiap TPS, serta tidak ada kecurangan dan manipulasi didalamnya.

“Kalau hasil pleno sama atau kurang lebih sama dengan aspirasi yang masuk berarti tidak ada yang perlu ditindaklanjuti. Bone tidak bisa disamakan lagi dengan praktek politik di masa lalu, pemahaman politik masyarakat semakin membaik” ungkapnya.

Tim relawan Koko sejak hari pencoblosan hingga saat ini juga telah mengumpulkan hasil rekapan dari tiap TPS untuk dicocokkan nantinya dengan hasil pleno KPUD Bone. Disinyalir sementara ada masalah yang perlu ditindaklanjuti, misalnya adanya dugaan penggelembungan suara untuk Tafa’dal dan pengurangan suara Kotak Kosang.

“Kami sepakat turunkan massa besar- besaran menuntut hak politik jika ada penyelewangan dalam proses pilkada setelah pleno nanti” tegas Mappamadeng. (eka)

Tinggalkan Balasan