Dugaan Korupsi, 40 Persen Kades di Bone Dilaporkan ke Polisi

oleh
BONE, BERITA-SULSEL.COM — Besarnya anggaran untuk Desa, rupanya menjadi godaan tersendiri bagi para Kepala Desa, termasuk di Kabupaten Bone.
Senin (6/8/2018) kemarin, 2 Kades sekaligus diamankan oleh pihak Polres Bone, yakni Samsuddin Yesa selaku Kepala Desa Pattiro Riolo dan Samsuddin Rahman selaku penjabat Kepala Desa Pattiro Riolo Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone.
Tak tanggung-tanggung, lebih setengah milyar anggaran desa, ditilep oleh keduanya. Yase selaku Kades mengakui uang tersebut digunakan untuk kampanye saat mencalonkan diri sebagai Kades dan hanya sekitar Rp 300 juta yang digunakan untuk membangun talud.
“Ada juga yang belum selesai dikerjakan, nanti terpilih jadi kepala desa baru dilanjutkan lagi” aku Yesa.
Anehnya, pihak Inspektorat disebut tidak menemukan penyelewangan padahal jelas dari hasil audit BPK, Kades Pattiro Riolo merugikan negara sebesar Rp 540.851.000 dan itu dilakukan oleh Samsuddin Yase dan penjabat saat itu, Samsuddin Rahman.
Kapolres Bone, AKBP Kadarislam Kasim, mengatakan kalau saat ini sudah 20 orang saksi yang dimintai keterangan terkait kasus korupsi ini. Tidak terkecuali pihak dari BPD, dan kata Kadarislam tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.
“Bisa saja ada tersangka lain, tergantung hasil pengembangan” ujar Kadarislam.
Kadarislam berharap penangkapan Kades Pattiro Riolo bisa menjadi pembelajaran bagi Kades lain agar tidak menyalahgunakan anggaran desanya baik ADD maupun Dana Desa.
Selain 2 Kades ini, 5 Kades lain juga tengah menjalani pemeriksaan di Polres Bone. Bahkan ada ratusan Kades lain yang telah dilaporkan oleh LSM terkait dugaan korupsi.
“Pokoknya ada sekitar 40 persen Kades di Bone yang laporannya masuk ke polisi” tambah Kadarislam.(eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *