40 Persen Kades Terindikasi Korupsi di Bone, Ketua WAC “Bubarkan Saja Inspektorat”

oleh
Ini 10 Polda Penunggak Kasus Korupsi Terbanyak
ilustrasi
BONE, BERITA-SULSEL.COM — Tingginya jumlah anggaran yang disalahgunakan oleh Kepala Desa Pattiro Riolo Kecamatan Sibulue Kabupaten Bone yang mencapai setengah milyar lebih, ikut menyita perhatian pengacara sekaligus Ketua Watampone Anti Corruption (WAC) Bone, Ali Imran.
Ditemui di Pengadilan Negeri Watampone, Kamis (10/8/18) siang, Ali Imran menegaskan kalau dalam kasus ini adalah bukti lemahnya pengawasan terhadap anggaran yang digelontorkan ke desa-desa.
“Hukum itu kan benda mati, yang hidupkan petugasnya.Tegakkan aturan, jangan ada peluang. Disinilah lemahnya pengawasan termasuk polisi yang kurang tegas, masih ada pilih kasih” terang Ali.
Menurutnya, hal terpenting yang harus dilakukan saat ini adalah pengawasan ketat oleh pihak kepolisian serta proses hukum yang transparan dan tidak tebang pilih agar menjadi contoh bagi Kades lain yang melakukan hal sama.
“Kenapa tidak, undang-undang sudah ada, sarana ada, sisa kemauan dari pelaksana yaitu polisi dan kejaksaan karena yang biasa mandek itu disana. Selama ada bukti ya tersangkakan. Ini terjadi karena ada momen ada kekuasaan dan ada uang” tambahnya.
Terkait pihak inspektorat yang tidak menemukan penyimpangan, Ali Imram sedikit tertawa dan mengatakan bahwa dari dulu memang sudah mengusulkan agar inspektorat dibubarkan saja.
“Dulu pernah saya usulkan itu inspektorat dibubarkan saja, tidak ada juga kerjanya” tegasnya. (eka)

Tinggalkan Balasan