Sudah Tiga Bulan Suplay Air PDAM  Gowa ke BMR Terhenti

oleh

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Pelanggang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa yang berada di kompleks perumahan Bukit Majannang Residence (BMR) di Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, Gowa, meradang akibat suplay air dari perusahaan plat merah ini berhenti.

Mahaba, salah seorang warga BMR mengaku kondisi sudah berlangsung kurang lebih tiga bulan. Akibatnya, banyak warga terpaksa menumpang mengambil air dari sumur warga sekitar di luar kompleks perumahan tersebut.

Ironisnya lagi, ada warga yang terpaksa membeli air galon dari depot air di wilayah itu  untuk dipergunakan sebagai kebutuhan memasak, mandi dan mencuci. “Suplay air dari PDAM Gowa ini sudah kurang lebih tiga bulan terhenti.

Agar bisa memasak, mencuci dan bahkan mandi sebagian warga  yang punya duit ada yang terpaksa membeli air galon ada juga yang numpang gambil air seperti saya di sumur warga di sekitar perumahan,” kata Mahaba di Sungguminasa, Selasa (14/8).

Mahaba berharap agar masalah ini bisa segera diatasi oleh pihak PDAM Gowa. Apalagi masalah ini sudah berlangsung dalam waktu yang cukup lama. “Kami sebagai pelanggan berharap PDAM Gowa bisa segera mengatasi masalah ini. Kasihan, saya bersama warga lainya terpaksa ada yang beli  air galon, ada yang ambil air dari kampung tetangga bahkan tak sedikit pula warga yang harus mengungsi untuk mencuci pakaian karena air yang ada tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan lainnya,” ujar Mahaba.

Hal senada disampaikan salah seorang warga Desa Bontoala lainnya bernama Nurdin. Ia mengaku sejak suplay air PDAM ini tidak mengalir, ia terpaksa terkadang membeli air galon dan juga mengambil air dari sumur warga di desa lainnya.

“Kondisi ini benar-benar sudah parah. Bisa dibayangkan bagaimana tersiksanya warga kalau sudah tiga bulan air tidak mengalir. Bahkan kadang kami coba menggunakan mesin pompa air untuk memancing agar air dari PDAM bisa mengalir. Namun rupanya cara itupun tidak bisa, air tetap tidak bisa mengalir,” tandasnya.

Baik Mahaba maupun Nurdin keduanya nerharap agar masalah ini  bisa segera dituntaskan oleh pihak PDAM Makasaar  agar air bisa nikmati kembalj. (an)

.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *