Alumni As’adiyah Gelar Seminar Sambut 1 Muharram

oleh

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ikatan Alumni dan Keluarga As’adiyah (Ikakas) punya cara tersendiri menyambut dan memaknai 1 Muharram 1440 Hijriah atau tahun baru Islam.

Dewan Pengurus Pusat Ikakas, secara khusus menggelar seminar bertema “Rekonstruksi Tahun Baru Hijriah Sebagai Syiar Islam” di Hotel Arthama Makassar, Selasa 11 September 2018, malam.

Sesuai rencana, seminar yang dirangkaikan silaturahmi dengan para alumni As’adiyah, terutama yang berdomisili di Makassar, bakal menghadirkan sejumlah narasumber. Diantaranya, Ketua Umum PP As’adiyah, Anregurutta (AGH) Muhammad Sagena, MA, Ketua Umum DPP Ikakas AGH Dr Hasan Basri, M.BA.

Selain itu juga akan dihadiri sejumlah akademisi di Sulsel. Seperti,Anregurutta Dr Hamzah Al-Rasyid, AG Dr Baharuddin HS, Prof Dr Najmuddin, Prof Dr Jalaluddin Rahman.

“Gurutta yang tampil sebagai pembicara akan mengurai pikiran-pikirannya tentang rekonstruksi tahun baru hijriah,” kata Panitia Pelaksana, Hamka Anas, Minggu (9/9/18).

Hamka yang juga mubaligh di Sulsel ini, menaruh harapan, kiranya seminar ini bisa menghasilkan sebuah pemikiran, ide dan gagasan-gagasan, agar umat Muslim bisa lebih memaknai tahun baru Hijriah.

“Itu harapan kita bersama. Sekaligus momentum ini kita manfaatkan untuk silaturahmi sesama alumni dan keluarga As’adiyah di Makassar,” tambah Hamka yang tak lain pengurus Ikakas.

Sekadar diketahui, Ikakas bersama PP As’adiyah intens menggelar kegiatan keagamaan dengan menghadirkan sejumlah ulama, cendikiawan untuk membahas beragam tema.

Ikakas, kini memiliki sejumlah pengurus cabang di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Termasuk di Kalimantan, Sulawesi, maupun provinsi lainnya. Maklum, alumni As’adiyah memang tersebar diberbagai pelosok di Indonesia.

As’adiyah merupakan salah satu Pondok Pesantren tertua di Sulsel yang aktivitas pendidikannya berpusat di Sengkang, Kabupaten Wajo. Pesantren ini sudah mencetak ratusan ribu alumni, baik di tingkat ibtidayah, tsanawiyah, aliyah, perguruan tinggi, pascasarjana, ma’had, serta lembaga pendidikan lainnya.##

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *