473 Ahli Madya Akademi Kesehatan Muhammadiyah Diwisuda

Ijazah Palsu, Administrasi dan Jumlah Wisudawan UIT Tak Jelas

Ijazah Palsu, Administrasi dan Jumlah Wisudawan UIT Tak Jelas

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM -Sebanyak 473 ahli madya kesehatan yang tergabung dalam enam Akademi Kesehatan Muhammadiyah Makassar  mengikuti wisuda terpadu, di Hotel Claro, Rabu  19 September 2018.

Keenam Akademi Kesehatan Muhammadiyah Makassar  tersebut adalah Akademi Keperawatan  (AKPER) 67 orang, Akademi Kesehatan Lingkungan (AKL) 4 orang, Akademi Teknik Radiodiagnostis  dan Radioterapi  158 orang, Akademi Kebidanan 50 orang, Akademi Teknik Elektor Medik (ATEM) 45 orang dan Akademi Analis Kesehatan 149 orang.


Direktur Akademi Keperawatan (AKPER) Muhammadiyah Makassar,  Ratna Mahmud, S.Kep., Ns.,. M.Kes yang juga sebagai ketua panitia wisuda terpadu melaporkan,  dari 473  ahli madya kesehatan yang diwidusa 15 orang diantaranya adalah lulusan terbaik.

“Dan menariknya dari 15 wisudawan terbaik ini, didominasi perempuan, dan hanya dua orang laki-laki,”ujar Direktur Akper Muhammadiyah Makassar, Ratna Mahmud.

Mereka yang berprestasi dari Akper Muhammadiyah Makassar adalah,  Sitti Nur Asyia (IPK 3.95), Naila Mujahidah (IPK 3.88), dan Siti Kholifah (IPK 3.87). ATRO Muhammadiyah Makassar,  Nurul Auliyaa Hasbi (IPK 3.76), Nur Juhaina Pratiwi (IPK 3.76) dan Lia Adelia Rahayu Ningsih (IPK 3.75).

Anakes Muhammadiyah Makassar, yakni  Sri Yunita  Mandangi (IPK 3.95), Nur Rezky Amalia (IPK 3.92) dan Mentari Gandy (IPK 3.92). ATEM Muhammadiyah Makassar, yakni Risnayana (IPK 3.81), Muhammad Wuri Dyatmiko (IPK 3.79) dan Achmad Fauzan Adzim (IPK 3.78) serta AKBID Muhammadiyah Makassar, yakni  Ria Arjulianty Wahyuddin, A. (IPK 3.91), Nurlinda (IPK 3.83) dan Wiwin Novriana Wulansari (IPK 3.83).

Khusus untuk lulusan akademi-akademi kesehatan Muhammadiyah Makassar  seperti yang disebutkan Ratna Mahumd, bahwa sebagian besar lulusan sudah terserap  diberbagai tatan npelayanan kesehatan dan industry, baik negeri maupun swasta di dalam maupun di luar negeri, diantaranya Kuwait, Arab Saudi, Malaysia dan Australia.

Sekarang ini ,katanya, akademi kesehatan Muhammadiyah Makassar,  fokus dalam peningkatan jenjang pendidikan, untuk mempersiapkan lulusan yang profesional, berdaya saing serta memiliki sertifikat kompetensi sesuai dengan kebutuhan stakeholder.

Hadir dalam wisuda terpadu, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah,  Prof Dr  Sudarnoto Abdul Hakim MA,  Kabid Kelembagaan dan Sistem Informasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi  Wilayah IX Sulwesi, Drs Andi Lukman, M.Si,  Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, Dr dr H Bahtiar Baso, M.Kes, Ketua PWM Sulsel, Prof Dr H Ambo Asse M.Ag.

Ketua BPH Unismuh Makassar, DR Ir HM Syaiful Saleh, M.Si, ketua-ketua organisasi profesi  Akademi-Akademi Kesehatan Muhammadiyah, BPH AKKES Muhammadiyah Makassar, para direktur rumah sakit, kepala puskesmas dan mitra kerja, para direktur lingkungan AKKES Muhammadiyah Makassar, dosen dan Clinical Instruktur, orang tua dan segenap civitas akademi kesehatan Muhammadiyah Makassar. (*)


Comment