oleh

2 Bulan Air Tak Mengalir, Warga BMR di Desa Bontoala Mengaku Tersiksa

-Daerah-156 views

GOWA, BERITA-SULSEL.COM – Warga perumahan Bukit Majannang Residence (BMR) di Desa Bontoala Kecamatan Pallangga, khususnya yang menjadi pelanggang Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Gowa mengaku merasa tersiksa.

Pasalnya, dalam dua bulan terakhir ini suplay air bersih dari perudahaan plat merah itu sama sekali tidak mengalir di waktu siang hari bahkan terkadang sampai malam hari.

“Kalaupun mengalir baru tengah malam sekitar jam 02.00 dini hari. Itupun mengalirnya sedikit dan dibantu dengan mesin pompa air,” ujar salah seorang pelanggan yang bermukim di perumahan tersebut bernama Jay di Sungguminasa, Selasa (18/6/2019).

Ironisnya lagi, kata Jay, kendati masalah ini sudah berlangsung hampir dua bulan, namun pihak PDAM Gowa sama sekali tidak pernah secara  resmi memberikan inforamasi ke pelanggan terkait masalah mandeknya suplay air ke perumahan itu.

“Mestinya PDAM memberikan penjelasan kepada kami terkait masalah yang membuat suplay air terhenti. Namun kenyataan yang hal itu sama sekali tidak dilakukan oleh pihak PDAM,” ujar Jay.

Akibat berhentinya suplay air dari PDAM Gowa, warga terpaksa harus begadang hanya menunggu air mengalir.

“Ya, apa boleh buat kita begadang hampir setiap malam hanya sekedar menunggu air mengalir,” ucap Jay.

Sangat disayangkan para pelanggan di perumahan Bukit Majannang,  selama suplay air bersih itu nyaris berhenti, pihak PDAM sama sekali tidak memberikan solusi dengan cara mengirim mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan air bersih yang dipergunakan untuk memasak, mandi dan mencuci.

“Jika memang pihak PDAM memiliki rasa kepedulian terhadap pelanggannya, mestinya kan mereka mengirim mobil tangki untuk menyuplay kebutuhan air bersih warga. Nah ini sama sekali tidak ada,” kata salah seorang warga lainnya bernama Syamsul.

Untuk itu, baik Jay maupun Syamsul, keduanya berharap agar pihak PDAM Gowa segera berbuat agar suplay air kembali berjalan lancar.

Apalagi kata keduanya, sama sekali tidak ada solusi lain yang bisa dilakukan warga kecuali hanya berharap pasokan air dari PDAM Gowa. (an).

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed