oleh

Bahrul Ulum Fasilitasi Pembekalan Tenaga Kerja Sukarela Nusantara

-News-443 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sebanyak 200 Tenaga Kerja Sukarela (TKS) Kementerian Ketenagakerjaan RI dari berbagai provinsi di Indonesia mengikuti pembekalan di Hotel Mercure Nexa Bandung, tanggal 15 hingga 18 Juli 2019.

Peserta pembekalan adalah peserta yang telah mengikuti proses rekrutmen dan seleksi yang dilaksanakan Direktorat Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja Ditjen Binapenta dan PKK Kemnaker RI.

Kegiatan dengan tema “Pembekalan Pendayagunaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sebagai pendamping kegiatan perluasan kesempatan kerja” dilaksanakan Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Fasilitator pelatihan yang juga koordinator Konsultan di Pusat Layanan Usaha (PLUT) Sulsel, Bahrul ulum mengatakan, kegiatan ini merupakan gelombang ke-3 bagi TKS wilayah Barat antara lain berasal dari Jabar, Jateng, Sumatera dan Kalimantan.

Sebelumnya telah dilaksanakan pembekalan angkatan 1 dan 2 bagi TKS wilayah Timur berasal dari Jatim,Bali,Sulawesi,Maluku dan Papua.

Kegiatan ini selain narasumber dari Kemnaker RI dan BPJS Ketenagakerjaan, juga difasilitasi Bahrul Ulum Ilham yang merupakan certified trainer kewirausahaan ‚ÄúStart and Improve Your Business” yang dikembangkan lembaga buruh internasional atau International Labour Organization (ILO).

Kata Bahrul, selama 3 hari peserta mendapatkan materi terkait kebijakan perluasan dan penempatan kerja, motivasi wirausaha, pengembangan ide usaha, model bisnis, simulasi usaha, perencanaan keuangan, strategi pendampingan, seni fasilitasi dan manajemen pemberdayaan masyarakat.

“Kegiatan pendayagunaan TKS sebagai pendamping wirausaha ini sendiri bertujuan mengurangi pengangguran, baik pengangguran sarjana yang didayagunakan menjadi Tenaga Kerja Sukarela maupun masyarakat penganggur/kelompok usaha yang didampingi,” ujarnya.

Fasilitator lainnya Aly Anwar yang merupakan Fasilitator Nasional dan Penulis buku FunTastics Communication, menyebutkan pendayagunaan TKS juga ajang pemagangan kerja lapangan.

“Hal ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengalaman baru bagi TKS sehingga menginspirasi untuk menjadi entrepreneur ataupun merintis karir profesional mereka sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,”katanya.

Kegiatan Pendayagunaan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) sudah dilaksanakan di Kementerian Ketenagakerjaan sejak tahun 1968.

Kegiatan ini dahulu dibawah koordinasi suatu badan lintas kementerian yang bernama Badan Urusan Tenaga Sukarela Indonesia (BUTSI). Seiring waktu, kegiatan ini mengalami pasang surut perubahan, mulai dari perubahan nomenklatur,nama kegiatan dan pola kegiatan. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed