oleh

Soal Dirut Bank Sulselbar, NA : Itu Bukan Pencopotan Tapi Evaluasi

-News-133 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) menyampaikan pemberhentian Andi Muhammad Rahmat sebagai Direktur Bank Sulselbar merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang diadakan di Hotel Four Points, Rabu 4 September lalu.

Kata Nurdin, dirinya yang tidak mencopot Dirut BPD Sulselbar, Andi Muhammad Rahmat lantaran adanya unsur kesengajaan, tapi hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

“Ngak dicopot kok, itu kan RUPS, pandangan semua, bukan pencopotan. Coba diperbaiki bahasanya itu. Jadi ini adalah RUPS pemegang saham setelah mendapat laporan,” tutur Nurdin Abdullah usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Sulsel, Rabu (4/9/2019).

Nurdin mendapat laporan, salah satunya terkait kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) naik hampir 100 persen serta laporan kinerja negatif lainnya.

NA mengatakan, rencana pemberhentian ini adalah bagian dari evaluasi dan penyegaran di tubuh Bank Sulselbar.

“Jadi tadi itu evaluasi, bukan pencopotan, penyegaran,” terang Nurdin.

Gubernur juga menanggapi terkait kesempatan hak jawab dari Andi Muhammad Rahmat.

“Nanti ada hak jawab, nanti kita akan panggil. Makanya tadi itu baru diputuskan. Akan diberhentikan, setelah kita mendengarkan hak jawab,” sebutnya.

Nurdin menyampaikan, Bank Pembangunan Daerah harus sehat dan memiliki performa yang baik.

“Kita mau semua BPD jadi sehat, supaya DPRD juga bisa leluasa merencanakan pembangunan kita, anggaran-anggaran kita,” ujarnya.(*)

9c5e1ac2-841b-4700-b2b6-f109e3da7f97

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed