oleh

Komisi A DPRD Minta Pemkot Makassar Ubah 9 Indikator RT/RW

-News-92 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Komisi A Bidang Hukum, Pemerintahan dan Aset Dewan Perwalikan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar Supratman meminta Pemerintah Kota (pemkot) merubah 9 indikator RT/RW.

Kata Supra, sapaan akrabnya, sembilan indikator ini membuat RT/RW resah. Sebab, indikator itu harus dilaksanakan, namun rumit.

Selain itu, tambah Supra, angka insentif RT/RW saat saat ini turun. Padahal, tahun sebelumnya Rp1 juta. Saat ini, honor mereka hanya Rp733 ribu untuk 3 bulan.

“9 indikantor ini tak sejalan dengan insentif RT/RW. Mereka juga punya pekerjaan lain. Bukan hanya jadi ketua RT dan RW,”ujarnya, Kamis (16/1/2020).

Hal senada disampaikan anggota Komisi A DPRD Makassar, Nunung Dasniar. Kata dia, indikator itu harus dirubah. Hal tersebut sangat sulit dilaksanakan.

“Jika PAD meningkat, kami dari Komisi A akan menambah insentif untuk RT/RW se kota Makassar. Apa lagi, zaman ini gaji seperti itu tidak cukup untuk kebutuhan keluarga,” ujarnya.

Berikut 9 indikator RT/RW

1. Lorong Garden (Longar)
2. Makassarta Tidak Rantasa (MTR)
3. Bank Sampah
4. Retribusi Sampah
5. Pajak bumi dan bangunan (PBB)
6. Sombere
7. Smart city
8. Administrasi RT/RW
9. Control sosial Activity

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed