oleh

Komisi D DPRD Sulsel Sebut PT Vale dan PT Citra Langgar Aturan Pertambangan di Luwu Timur

-News-16 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM — Komisi D Dewan Pwrwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawei Selatan (Sulsel) akan meminta pemerintah menutup sementara tambang nikel di Luwu Timur.

Pasalnya, ada penambangan yang tidak sesuai dengan aturan. Hal ini terungkap setelah Komisi D DPRD Sulsel melakukan rapat koordinasi dengan dua perusahaan yakni PT Citra Lampia Mandiri dengan PT Vale.

“Kedua perusahaan ini melaksanakan penambangan di Lutim tidak sesuai dengan aturan. Hal ini memberikan dampak buruk untuk lingungan,” jelas Ketua Komisi D DPRD Sulsel, John Rende Mangontan, Rabu, 22 Januari 2020.

Politisi Partai Golkar ini menilai, kedua perusahaan yang mengantogin izin pertambangan juga melabrak aturan dalam melaksanakan penambangan.

Menurutnya, kedua perusahaan tersebut cenderung memburu potensi banyaknya nikel, mengeruk sebanyak-banyaknya tanpa memperhitungkan dampak lingkungan yang akan terjadi di sekitar wilayah penambangan.

“Kami juga menilai, perusahaan tersebut dalam sistem penanganan lingkungan sangat rendah. Saya katakan, jika kalian tidak melakukan sesuai dengan aturan yang ada, maka perusahaan kalian akan kita tutup untuk sementara,” kata Jhon.

Hingga, kata dia, hal tersebut juga telah disampaikan kepada pemerintah provinsi melalui Dinas Pertambangan dan Lingkungan Hidup melakukan penyegelan produksi.

“Jangan dibawa ke pelabuhan, tapi dicarikan tempat yang lebih aman agar hasil di atas ini kita kurangi beban,” ucapnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed