oleh

Narasumber di Harlah PMII UNM, Arham Basmin Sampaikan Program Kebun Pemuda KNPI

-News-279 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Arham Basmin menjadi narasumber Dialog dalam rangka Harlah Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Negeri Makassar.

Dialog yang mengangkat tema “Muda Santun, Muda Berkarya” ini berlangsung di Ballroom Hotel Lamacca Jalan AP Pettarani, Rabu (22/1/2020) dan dihadiri oleh ratusan kader PMII serta perwakilan Organisasi Kepemudaan (OKP) se-kota Makassar.

Dalam kesempatannya, Arham Basmin menjelaskan, Indonesia kedepan akan melewati masa perang pangan. Melihat problem ini, DPD KNPI membuat inovasi program yakni Kebun Pemuda dalam menjawab tantangan tersebut.

“Kami di KNPI Sulsel sedang menggagas Kebun Pemuda. Harapan kita kedepan, pemuda Sulsel dapat menjadi agen ketahanan pangan daerah bahkan nasional,” ujarnya.

Arham Basmin menyampaikan, Kebun Pemuda ini akan direalisasikan diseluruh kabupaten/kota yang ada di Sulsel. Untuk sekarang ini, ada dua daerah yang akan mengelola yakni KNPI Palopo dan Luwu.

“Kita tidak hanya melahirkan konsep dan teori, tapi di tanggal 25 nanti kami akan menyerahkan langsung lokasi lahan di kedua daerah itu sebagai bukti keseriusan dalam menopang pemberdayaan pemuda di desa,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, program tersebut juga bagaimana bisa menekan angka pengangguran pemuda di desa.

Arham mengaku miris melihat pemuda yang tinggal di desa lantas harus merasakan pengangguran. Padahal, sangat banyak Sumber Daya Alam (SDM) di daerah yang bisa dikelola.

“Sekarang ini banyak pemuda desa yang ke kota, tapi kenyataannya, banyak yang pengangguran. Pemuda di desa harusnya bisa tetap produktif. Mampu mengelola SDA. Kami memberikan dorongan dengan mengambil langkah kerjasama pemerintah agar program ini bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Mantan Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Sulsel ini juga mengaku, kalau kita berkoar-koar melarang Pemerintah untuk membuat kebijakan impor, pemuda harus mengambil peran dengan melakukan usaha sebagai solusi.

“Semua yang jadi Kepala Pemerintahan, semuanya berbicara kemandirian. Tapi hanya sedikit yang berpikir melibatkan generasi muda. Padahal pemuda memilki keterampilan untuk mengelola SDA,” ujarnya.

Terakhir, Arham Basmin mengatakan, kalau DPD KNPI Sulsel tidak dapat membuat terobosan dalam hal program, mau dibawa kemana masa depan bangsa.

“Kalau hari ini KNPI Sulsel dibawah kepemimpinan saya tidak mampu melahirkan terobosan yang luar biasa, maka kemungkinan terlambat kita untuk bisa memberikan perubahan,” tutupnya.

Diketahui, adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan ini yakni, Prof Husain Syam (Rektor UNM), Awaluddin (Kader PMII) dan Jabal Nur S.Pd (Direktur Kreator Muda Makassar).

 

Penulis : Taufiq Quridatullah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed