oleh

Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19 Bersama FTI UMI Road Show Penyemprotan Disinfektan Rumah Sakit

-News-56 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Kasus positif virus Corona atau Covid-19 di Indonesia pertama kali terdeteksi, Senin (2/3/2020). Pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sejak hari itu, jumlah kasus positif Corona semakin bertambah dari hari ke hari. Ada pasien yang meninggal dunia, banyak juga yang dinyatakan negatif dan akhirnya sembuh.

Ketua IDI Kota Makassar, Dr Siswanto Wahab Sp.KK didampingi Ketua Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19, Dr Muhammad Sakti Sp.OT mengatakan, IDI Makassar sebagai wadah profesi dokter akan berada di garda terdepan bersama pemerintah Kota Makassar serta Pemerintah Provinsi Sulsel untuk mewujudkan masyarakat sehat tanpa virus corona.

Baca Juga : Prof Idrus Positif Covid-19, Humas IDI Makassar, dr Yudi : Guru Kami Jantan Akui Hasil Lab

Salah satu cara yang dilakukan dengan dibentuknya Satgas IDI Makassar Tanggap Covid 19. Dokter berada di garda terdepan. Sebab, penambahan kasus positif Corona sebanyak 105 kasus. Sehingga total menjadi 790 kasus pertanggal 26 Maret 2020.

“Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kasus virus corona di 196 kawasan dan negara mencapai 416.686 orang. Dari data yang mereka himpun, ada 18.589 orang meninggal di seluruh dunia akibat infeksi tersebut,” pungkas dokter anto

Dokter yang tergabung Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19 bersama belasan mahasiswa anggota relawan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyemprotkan disinfektan di sejumlah ruangan rumah sakit se Makassar.

Rumah sakit yang disemprot yakni rumah sakit Labuang Baji , RS Faisal, Bhayangkara , Wisata UIT dan Haji.

Aksi ini merupakan dukungan kepada tenaga medis yang sedang berjuang di garda terdepan penanganan penyebaran COVID-19.

Dekan FTI UMI, Dr Zakir Sabara mengatakan, relawan FTI UMI juga membagi-bagikan hand sanitizer dan masker kepada sejumlah pasien biasa yang sedang dirawat dan tenaga medis.

“Selain tim yang bertugas di lapangan, ada juga tim mahasiswa kami yang berjuang di laboratorium, tim mahasiswa Teknik Kimia memproduksi 2.000 botol hand sanitizer dan 250 liter disinfektan. Mahasiswa Teknik Industri memproduksi 5.000 masker,” ujar Zakir.

Ketua Tim Satgas IDI Makassar Tanggap COVID-19, Dr dr Irwan Gunawan Sp.B mengatakan, IDI Makassar bersama relawan FTI UMI dilengkapi alat pelindung diri (APD) menyemprot disinfektan ke ruang perawatan pasien, ruang poliklinik, ruang isolasi, dan laboratorium rumah sakit se Makassar yang banyak didatangi pasien COVID-19 di Sulsel.

“Aksi nyata ini merupakan upaya pencegahan penyebaran virus COVID-19 di rumah sakit,” jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed