oleh

Tiga Provinsi Harus Terlibat dalam Urusan Kepemilikan Saham PT Vale

-News-66 views

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Jika ingin memiliki saham PT Vale, Pemerintah Provinsi di wilayah Kontrak Karya PT INCO (Vale) mesti terlibat secara aktif, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.

Hal ini disampaikan akademisi Universitas Hasanuddin, Sawedi Muhammad dalam diskusi daring bertema “Divestasi Saham PT Vale, Tana Luwu Kebagian Apa?” yang dihelat The Sawerigading Institute, Jumat, (3/7/2020) malam.

Acara yang dipandu Direktur The Sawerigading Institute, Asri Tadda ini diikuti sekira 99 partisipan. Tampak, tokoh masyarakat Lutim Andi Yayath Pangerang, Baharuddin Solongi, Chaerul Saad, Renaldi (Kadis di Palopo), Usman Sadik (Wakil Ketua DPRD Lutim), Misbahuddin (anggota DPRD Palopo), tokoh pemuda Tom Al Kadry, dan lainnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara/AMAN Tana Luwu, Bata Manurun dan Bupati Luwu Timur diwakili Kepala Bapelitbangda Lutim Budiman Hakim, dan Ketua Umum PB KKL-Raya, Buhari Kahar Muzakkar tampil pula sebagai pemateri.

Menurut Sawedi, pemerintah daerah di wilayah Kontrak Karya PT INCO bisa saja mendapatkan bagian dari 20 persen saham PT Vale yang telah diakuisisi pemerintah RI melalui holding tambang MIND ID yang dikomandani Inalum.

Syaratnya, kata mantan GM Comdev PT INCO itu, ketiga pemerintah daerah harus lebih aktif membangun komunikasi dan bargaining power untuk mendesak pemerintah pusat agar memberikan hak yang seharusnya didapatkan.

Berikut adalah rekaman audio selengkapnya dari Sawedi Muhammad pada kegiatan diskusi online semalam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed