oleh

Abaikan Peringatan Kadinsos Bone, Pendamping Diduga Merangkap Supplier BPNT

-Daerah-291 views

BONE, BERITA-SULSEL.COM – Meski telah diatur oleh Pedoman Umum (Pedum) Sembako 2020 tentang penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mulai dari Tikor, Bank Penyalur, agen e-Warung hingga ke KPM didampingi TKSK, namun tetap saja fakta dilapangan tak berjalan sesuai aturan

Ketidaktahuan pihak Bank Mandiri sebagai bank penyalur tentang data e-Warung yang terasa ganjil, kini muncul fakta baru bahwa supplier resmi CV Ana Anugerah, Lukman, mengakui sudah tidak pernah menyalurkan sembako, namun diambil alih oleh pendamping BPNT atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Tinggal sedikit, tujuh kecamatan saya kelola, pendamping yang ambil beras, tidak tahu dimana ambil beras, selisihnya dikirim ke saya” aku Lukman.

Dari rekaman percakapannya dengan salah seorang pemasok beras, Lukman mengaku peroleh selisih dari harga beras Rp90 ribu perkilo. Untuk Oktober nanti, Lukman tidak lagi menjadi satu-satunya supplier di Kabupaten Bone yang menguasai 27 Kecamatan tapi akan berbagi dengan 2 supplier lainnya yakni CV Pilar Manessae Indoland dan CV Adi Utama Mandiri, sesuai rekomendasi Kepala Dinas Sosial Bone, Andi Promal Pawi, ke Ketua Tikor Provinisi, dalam hal ini Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat Gani.

“Bulan sepuluh ini pak Lukman masih menyalur, ada penambahan dua, tergantung Sekda mungkin nanti dibagi tiga wilayah. Ada beberapa daerah menurut Korda, dia langsung ke pengecer. Pendamping tidak bisa menyalur, makanya pernah ada teguran, edaran ke semua pendamping kecamatan, peringatan dikirim ke semua pendamping, sebenarnya pak Lukman layani 27 kecamatan, tapi nanti saya coba tanya pak Lukman” jelas Promal.

Simpang siurnya informasi serta ketidak jelasan aturan main dibawah yang nyata melanggar Pedum, juga sudah tercium oleh pihak Aparat Penegak Hukum. Sayangnya sejauh ini, Polres Bone belum menemukan pelanggaran apa-apa terkait BPNT meskipun banyak pihak telah diperiksa, termasuk Lukman.

“Masih didalami” singkat Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardhy Yusuf. (eka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed