Wisuda Sarjana UIM Terapkan Prokes Covid-19 dengan Ketat, Tanpa Masker Dilarang Masuk Kampus

Wisudawan UIM Wajib menggunakan masker dan menjaga jarak

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Wisuda sarjana dan Dies Natalis ke 55 Universitas Islam Makassar (UIM), Sabtu (5/6/2021) dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) Covid 19 yang sangat ketat. Setiap wisudawan dan undangan yang tak menggunakan masker dan menjaga jarak dilarang mengikuti proses sidang wisuda sarjana.

Rektor UIM, Dr A Majdah M Zain MSi mengatakan, wisuda UIM diikuti sebanyak 250 orang. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan wisuda ketiga secara offline dengan protokol Covid-19.


Kata dia, UIM sangat ketat soal penerapan protokol kesehatan, jumlah peserta wisuda dibatasi. Mereka harus memiliki surat keterangan Covid-19 dengan rapid test antigen.

“Wisudawan dan orang tuanya wajib pakai masker. Jika tidak, mereka tidak boleh ikut acara ini. Mungkin ini pertama di Indonesia, ada kampus melaksanakan wisuda dengan syarat seperti ini, sudah disiapkan di beberapa titik untuk cuci tangan,” pungkas Majdah.

Dr A Majdah menjelaskan, wisuda sarjana kali ini juga dihadiri Menteri Pertanian DR H Syahrul Yasin Limpo SH MH (SYL) dengan memberikan orasi ilmiah.

Selain itu, jelas Dr A Majdah, kehadiran SYL di kampus Aswaja Kampus Qurani ini dirangkaikan dengan penandatanganan MoU kerjasama antara UIM dan Kementerian Pertanian.

“MoU tersebut akan menjadi payung dalam beberapa program bersama antara dua institusi dalam menyukseskan kebijakan pertanian nasional, khususnya yang dilaksanakan di Sulsel,” jelas Majdah

Kabag Humas dan Kerjasama UIM, dr Wachyudi Muchsin SH MKes menjelaskan, pelaksanaan wisuda sarjana tahun, beberapa prosedur sesuai prokes diterapkan. Mulai dari pemeriksaan rapid kepada peserta wisuda hingga penerapan 3 M di lokasi kegiatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Apalagi saat ini kembali terjadi peningkatan jumlah penderita Covid baik secara nasional maupun di Makassar,” jelasnya.(*)

Comment