Alasan Ini, Yayasan Alfath Wira Mulia Dibubarkan

HM Irwan Suaeb SE MM

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Yayasan Alfath Wira Mulia beralamat di Jalan AP Pettarani, Nomor 72 Kota Makassar dibubarkan. Hal tersebut disampaikan dalam rapat khusus pada hari Senin, 21 Juni 2021.

Rapat ini dihadiri seluruh organ yayasan yakni pendiri, pengurus dan pengawas dengan hasil notulensi yang dibuat secara bersama.


Ketua Dewan Pengurus Yayasan Alfath Wira Mulia, Drs HA Mustaman MM yang hadir memberikan pengarahan mengatkan, Alfath Wira Mulia didirikan pada Novemeber 2020 lalu ini tidak dapat lagi dilanjukan dengan banyak pertimbangan.

Kata dia, salah satu tujuan pendidirian yayasan ini adalah untuk mendirikan universitas, tetapi karena kebjakan moratorium pendirian universitas terus berlanjut maka tujuan yayasan ini sulit dicapai.

Selain itu, jelas Andi Mustaman, sumber pendanaan yang sebelumnya diharapkan mensuppor untuk pencapaian tujuan tidak bisa terpenuhi karena kondisi pandemi covid-19 masih terus mengganas, sehingga aktivitas usaha sumber pendanaan berhenti.

“Sampai saat ini yayasan ini belum memiliki aktivitas dan asset, jadi lebih baik dibubarkan saja,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pembina yang juga pendiri Yayasan Alfath Wira Mulia, Dra Hj Andi Fatima S Alang MM menjelaskan, jika memang Alfath Wira Mulia ini tidak bisa lagi diharapkan untuk bekerja menjalankan amanah karena pertimbangan seperti yang disampaikan ketua yayasan mengaku setuju dibubarkan.

“Saya juga setuju kalau dibubarkan saja, daripada nanti dikemudian hari juga bermasalah, toh yayasan ini belum memiliki asset,” terangnya.

Sekretaris Pengurus Yayasan Alfath Wira Mulia, HM Irwan Suaeb SE MM juga menyampaikan hal yang sama.

“Saya setuju dengan pertimbangan ketua pengurus dan ketua pembina. Selaku sekretaris, saya merasa terbebani jika Yayasan Alfath Wira Mulia ini terus ada. Padahal, kita tahu bahwa tidak mungkin bisa mencapai tujuannya,” ujarnya.

“Disamping itu, karena Covid-19 ini terus mengganas, maka makin sulit bagi kita untuk melanjutkan aktivitas yayasan ini. Jadi, mungkin dana awal yayasan ini yang disetorkan kemarin sebagai dana awal, jika masih ada yang tersisa lebih baik kita alihkan ke yayasan lain yang memiliki tujuan yang sama seperti ke Yayasan Bakti Bumi Persada,” terangnya.

Ketua Pengawas Yayasan Alfath Wira Mulia, Drs HA Bachtiar S Alang MS menyampaikan hal yang sama.

“Sebagai pengawas, saya juga melihat yayasan ini tidak mungkin mencapai tujuannya, apalagi kondisi saat ini pandemi terus berlanjut, aktifitas ekonomi stagnan, bahkan usaha-usaha kita banyak yang tidak bisa berjalan,” ujarnya.

“Sangat bijak jika yayasan ini kita tutup saja, toh asetnya belum ada, dan saya kita tidak ada masalah hukum di kemudian hari. Sekaligus saya sangat setuju jika ada sisa dana yang tidak terpakai untuk kegiatan awal kita alihkan ke Yayasan Bakti Bumi Persada, karena Yayasan Bakti Bumi Persada telah eksis lebih dulu dan kebetulan kita-kita juga pengurusnya,” ujarnya.

Yayasan Alfath Wira Mulia secara aklamasi disepakati untuk dibubarkan, dan menunjuk pengurus untuk bertindak selaku likuidator sebagaimana ketentuan pasal 63 ayat 2 UU Nomor 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan sebagaimana telah diubah menjadi UU No. 28 Tahun 2004 Tentang Perubahan atas UU No. 16 Tahun 2001 Tentang Yayasan.

Paling lambat 5 lima hari kedepan pengurus yayasan selaku Likuidator mengumumkan kepada publik melalui Koran/media cetak berbahasa Indonesia bahwa Yayasan ALFATH WIRA MULIA telah dibubarkan. (*)

Comment