oleh

Kades Tersangka Korupsi akan Tetap Dilantik, Bupati Bone “Ada Aturannya”

-Daerah-347 views

BONE, BERITA-SULSEL.COM– Mendekam di penjara sejak Kamis (30/9/21) lalu, Kepala Desa Tondong

Ardi Muhayyang, sukses mendulang suara saat Pilkades, (18/11/21) di Desa Tondong Kecamatan Tellu Limpoe Kabupaten Bone.

Ardi memperoleh 245 suara dan mengalahkan 3 calon lainnya. Jika mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2014, pasal 42, Kades yang sudah ditetapkan tersangka, harus diberhentikan sementara oleh Bupati/Walikota. Ditanya hal ini, Bupati Bone, Andi Baso Fahsar Padjalangi, menjawab singkat.

“Ada aturannya” singkatnya.

Terpisah, Sekda Bone, Andi Islamuddin, yang dikonfirmasi melalui telepon seluler, menjelaskan bahwa meskipun telah ditetapkan tersangka, Ardi akan tetap dilantik sebagai Kades Tondong.

“Akan tetap dilantik, hanya tidak bersamaan dengan pelantikan Kades lain, ya mungkin beda satu atau dua hari. Nanti setelah dilantik baru diberhentikan sementara kembali” jelasnya.

Ardi dijemput pihak Kejaksaan karena diduga mengerjakan proyek tidak sesuai RAB menggunakan Dana Desa tahun 2017 dan 2018. Akibatnya, negara diduga merugi sekitar Rp330.660.613. Islamuddin menambahkan, jika nanti sudah ada putusan incraht dari Pengadilan Tipidkor Makassar, dan dinyatakan bersalah, barulah Ardi diberhentikan tetap.

“Kalau sudah ada putusan incraht dan dinyatakan tidak bersalah, maka tetap akan menjabat jadi Kades, tapi kalau ternyata terbukti bersalah, akan diberhentikan dan diganti oleh Plt. Kalau tidak ada Sekdes, nanti Kaurnya yang ganti” terangnya lagi.

Terkait kasus hukum yang kini menjerat Ardi, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Bone, Andi Alam Syah,  pun menegaskan kalau saat ini status Ardi sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipidkor berkas perkaranya, kamis depan sidang perdana, agendanya pembacaan dakwaan” ungkapnya. (eka)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed