2023, Dinas PPKB Gowa Fokus Turunkan Angka Stunting

Sofyan Daud. Foto : ist

GOWA, BERITA SULSEL.COM – Pemerintah Kabupaten b(Pemkab) Gowa melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) terus berupaya menekan angka persentase  stunting di daerah ini.

Bahkan upaya itu akan terus berlanjut di tahun 2023 mendatang. “Kami akan berupaya optimal untuk terus menurunkan angka stunting di tahun 2023 mendatang,” kata Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Gowa, Sofyan Daud di Sungguminasa.


Ia menuturkan, jika merujuk ke Elektronik Penqcatatan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) angka persentase stunting di daerah ini hanya 4,7 persen. Karena menurut Sofyan, idealnya semua balita di Gowa harus diukur. Akan tetapi cakupan balita yang datang ke Posyandu  baru 60 persen sehingga terjadi gap atau celah.

Kata Sofyan, tahun depan pihaknya akan memaksimalkan peran dan fungsi Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam memerangki angka stunting di Gowa. “Ada 590 TPK yang telah kita bentuk dengan jumlah anggota sebanyak 1770 orang,” sebutnya.

Tugas TPK ini masih kata Sofyan Daud, akan mengadakan penyuluhan. Disamping itu, TPK juga memiliki fungsi rujukan khususnya kepada calon pengantin untuk memastikan bahwa calon pengantin tersebut tidak berisiko stunting.

Pada kesempatan itu, Kadis PPKB, Sofyan Daud menegaskan untuk menekan penurunan angka stunting di Gowa membutuhkan pendekatan dari hulu hingga hilir. Artinya kata dia, harus ada kolaborasi dari semua pihak yang terkait.

Caranya tambah Sofyan Daud, dengan mengintensifkan intetvensi spesifik di sektor kesehatan  atau faktor penyebab langsung stunting dan intetvensi sensitif  atau faktor penyebab tidak langsung. (an).


Comment