Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Pemkot Parepare

Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Pemkot Parepare

PAREPARE, BERITA-SULSEL.COM – Menindaklanjuti Surat Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, tentang pelaksanaan apel siaga Hari Besar Ketahanan Pangan, jelang Idul Fitri 1445 H/2024 M, Pemerintah Kota Parepare menggelar Gerakan Pangan Murah Serentak.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Dan SDM Setdako Parepare Noldy Yoseph Rengkuan, mewakili PJ Walikota Parepare dan dibuka secara daring Kepala Bappenas, yang dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perdagangan, Camat, yang dilaksanakan di Pelataran Gedung Islamic Center Kota Parepare, Senin, (1/4/2024).


Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muhammad Idris mengatakan, gerakan pangan murah serentak ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

“gerakan pangan murah serentak ini dirangkaikan dengan apel siaga hari besar keagamaan tingkat nasional. kegiatan ini memang dilaksanakan untuk membantu masyarakat dalam rangka menghadapi idup fitri 1445 Hijriah, ” jelas Muhammad Idris.

Menurut Muhammad Idris, animo masyarakat pada pelaksanaan gerakan pangan murah ini cukup tinggi.

Sementara Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setdako Parepare, Noldy Yosep Rengkuan, mengajak masyarakat untuk berbelanja pangan murah di Gerakan Pangan Murah tersebut.

“Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan jelang Hari Besar Keagamaan Nasional Idul Fitri 2024. Harapannya, dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga murah menjelang Hari Raya Idul Fitri,” harap Noldy.

Komoditas yang dijual di Gerakan Pangan Murah ini antara lain beras seharga Rp52 ribu per 5 kg, tepung terigu Rp10 ribu per kg, cabai rawit Rp45 ribu per kg, minyak goreng Rp14 ribu per liter, bawang merah Rp30 ribu per kg, bawang putih Rp40 ribu per kg, gula pasir Rp16 ribu per kg, daging ayam Rp100 per 3 ekor, telur ayam ras Rp53 ribu per rak, sayur sayuran, dan aneka olahan pangan.

Kegiatan ini kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Dinas PKP, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Kelompok Wanita Tani, Bulog, ritel, dan beberapa mitra lainnya yang berlangsung selama dua hari, Senin-Selasa, 1 hingga 2 April 2024.


Comment