Bupati Maros Siapkan Sanksi untuk ASN Tak Hadir Hari Pertama Berkantor

AS Chaidir Syam

MAROS, BERITA-SULSEL.COM — Bupati Maros, Chaidir Syam mewanti-wanti Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Maros untuk tidak menambah libur setelah lebaran Idul Fitri 2024.

Chaidir mengatakan ada sanksi yang akan menunggu ASN yang mangkir di hari pertama berkantor.


Teguran tersebut berupa penundaan kenaikan pangkat, hingga penundaan gaji.

“Jika sudah tiga kali tidak ikut apel maka akan diberikan sanksi disiplin berat,” ucapnya.

Pihaknya pun akan melakukan sidak ke masing-masing OPD.

Chaidir juga mengatakan tidak memberlakukan work frok home (WFH) usai lebaran sesuai surat edaran menteri pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi (SE MenPAN RB) Nomor 01 Tahun 2024, yang ditujukan kepada pejabat pembina kepegawaian di seluruh instansi pemerintah.

“Untuk di Maros kami berlakukan WFO karena melihat kondisi masih tetap aman arus baliknya dan juga arus kendaraan terpantau lancar aman terkendali,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Maros itu menyebut bagi ASN yang terjebak arus balik dan tidak memungkinankan berada di Maros agar melaporkan ke OPD masing-masing.

“Tapi untuk OPD pelayanan diwajibkan mulai masuk untuk memberikan pelayanan ke masyarakat,” tuturnya.

Libur atau cuti bersama Idulfitri 1445 Hijriah bagi ASN mulai pada 8 April dan berakhir pada 15 April 2024.


Comment