Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak, M Yahya Ingatkan Semua Orang Tua di Makassar

Sosialisasikan Perda Perlindungan Anak, M Yahya Ingatkan Semua Orang Tua di Makassar

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Perlindungan terhadap anakmerupakan tugas semua lapisan masyarakat, karena kedudukan anak sangat penting sebagai penerus bagi nusa dan bangsa di kemudian hari.

Hal tersebut disampaikan Anggota Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar M Yahya, saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Tahun Anggaran 2024 Angkatan Ketiga bertema Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor : 5 Tahun 2018, Tentang Perlindungan Anak, di Hotel Harper by Aston Makassar, Minggu (21/4/2024).


“Anak adalah potensi generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa. Memiliki peran strategis dan mempunyai ciri dan sifat yang menjamin keberlangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan dan agar setiap anak kelak mampu memikul tanggung jawab,” jelas anggota DPRD dari Partai Nasdem ini.

Dikatakan legislatif dari Dapil Biringkanaya-Tamalanrea, Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, anak adalah seorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan.

Pengertian anak diutamakan sebagai pemahaman terhadap hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan.

“Anak sebagai generasi muda yang akan meneruskan cita-cita luhur bangsa, calon-calon pemimpin bangsa dimasa mendatang dan sebagai sumber harapan bagi generasi terdahulu,” ujarnya.

Sementara itu seorang akademisi Mahyuddin SH mengatakan, Perda Perlindungaan Anak sangat penting. Karena akan menjamin hak-hak anak.
“Perda Perlindungan anak sudah berlaku secara nasional karena mengacu dari Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Semua daerah pasti memberikan perlindungan anak,”ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, secara nasional dikenal dengan nama Komisi Perlindungan Anak. Di daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).Sosialisasi Perda Perlindungan Anak, M Yahya; Melindungi Anak Tugas Semua Masyarakat
“Perda terkait perlindungan anak sejalan dengan yang dicanangkan Walikota Makassar yang diberi nama Jagai Anakta. Orang tua diharapkan untuk memberikan perlindungan dan pengawasan pada anak sejak dini dari dalam rumah,” tandasnya dipandu moderator Andi Hasriyanti Usman.

Sementara pemateri kedua Dedy Kurniawan, S.IP salah satu Seklur di Kota Makasaar menyampaikan ada empat prinsip yang harus dilakukan terkait perlindungan anak. Pertama non diskriminasi, yakni semua anak berhak mendapatkan keadilan atas hak-haknya tanpa dibatasi oleh perbedaan suku, warna kulit, agama, status sosial dan lain sebagainya. Prinsip Kedua, setiap pembuatan kebijakan yang berkaitan dengan anak harus dilibatkan.

“Prinsip ketiga terkait tentang jaminan terhadap kelangsungan hidup anak. Sedangkan prinsip keempat adalah penghargaan terhadap pendapat anak,” terangnya.

Dijelaskan lebih lanjutnya, sebagai generasi pelanjut, anak harus diberi peran strategis seluas-luasnya untuk tumbuh dan berkembang dengan wajar baik secara rohani, jasmani, dan sosial. (*)


Comment