STIE Wira Bhakti Makassar Sudah Wisuda 6.423 Sarjana Ekonomi

STIE Wira Bhakti Makassar Sudah Wisuda 6.423 Sarjana Ekonomi

MAKASSAR, BERITA-SULSEL.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wira Bhakti Makassar mewisuda 265 sarjana ekonomi dari dua program studi (Prodi) yakni Manajemen dan Akuntansi. Wisuda ke 20 ini dilaksanakan di Hotel Claro, Jalan AP Pettarani, Kamis, 30 November 2023.

Ketua STIE Wira Bhakti Makassar, Dr Abdul Haris SE MSi mengatakan, sarjana ekonomi dari jurusan Akuntansi dan Manajemen merupakan sumber daya manusia yang memiliki komptensi untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai motivator dan dinamisator pembangunan masyarakat di Indonesia, khususnya Sulawesi Selatan.


“Tak terasa usia STIE Wira Bhakti Makassar sudah 23 tahun. Tepatnya tanggal 9 September 2023. Alhamdulillah, STIE Wira Bhakti Makassar tetap berkomitmen melaksanakan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.

Komitmen ini, jelas Dr Haris, sesuai dengan visi STIE Wira Bhakti yakni menjadi sekolah tinggi ilmu ekonomi yang unggul, berdaya saing dan mandiri sesuai dengan tuntutan dunia usaha dan perubahan global pada tahun 2030.

Kata Haris, kampus yang dinahkodainya saat ini memiliki tiga program studi yakni S1 Manajemen, S1 Akuntansi dan S2 Magister Manajemen. “S2 Magister Manajemen telah mendapatkan izin penyelenggara dari kementerian pendidikan dan Kebudayaan,” ujarnya.

“Sedang Prodi Manajemen dan Akuntansi telah terakreditasi dari BAN PT dengan nilai B. Hal ini telah memenuhi standar mutu yang ditentukan pemerintah. Kampus kami berhak mengeluarkan ijazah yang sah serta mempunyai civil effect,” tambahnya.

Dr Haris menegaskan, jumlah lulusan STIE Wira Bhakti Makassar sebanyak 6.423 alumni. Lulusan yang dihasilkan telah bekerja diberbagai instansi. Baik pemerintah maupun swasta.

“Atas nama pribadi dan seluruh sivitas akademika STIE Wira Bhakti Makassar, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi,” ujarnya.

Wisuda sarjana ini juga dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKT) Wilayah IX, Dr Andi Lukman, M.S.

Hadir juga guru besar Fakultas Ekonomi UNM, Prof. Dr. Chalid Imran Musa, M.Si yang hadir membawakan orasi ilmiah Genarasi Emas Indonesia “Peran Karakter Generasi Emas Indonesia dalam Membangun Masa Depan Unggul”.

Kata Prof Chalid, generasi emas adalah sekelompok orang yang diharapkan menjadi penerus bangsa dan negara. Sehingga, harus terus diarahkan agar memiliki kualitas diri yang baik, produktif, dan berkarakter.

Hal ini sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara, jelas Prof Chalid, pendidikan ialah proses untuk mengembangkan budi pekerti (karakter) dan pikiran (intellect) anak (Yusuf, 2016).

“Pendidikan karakter merupakan aspek penting untuk meningkatkan daya saing bangsa, dan dengan generasi emas yang unggul diharapkan dapat membawa perubahan signifikan menjadi lebih baik terhadap kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya. (*)

Comment